Ganjar: PT KAI Tidak Boleh Menggusur "Sak Enake Wudele Dhewe"

Kompas.com - 20/05/2016, 23:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (26/4/2016) KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (26/4/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar kerusuhan di Kampung Kebonharjo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, diselesaikan oleh pihak-pihak yang bersengketa.

Ganjar berpendapat bahwa warga yang tidak memiliki sertifikat hak milik (SHM) harus rela meninggalkan lahan yang ditempati. Namun, warga yang memiliki SHM atas tempat tinggalnya berhak mendapat perlindungan.

Ia mengaku sudah menghubungi Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melalui telepon dan ada kesepakatan bahwa PT KAI tidak akan menggusur rumah yang memiliki SHM.

Menurut Ganjar, PT KAI pun tidak boleh menyatakan bahwa sertifikat yang dimiliki warga Kebonharjo tidak sah.

"PT KAI tidak boleh ngomong itu tidak sah, enak saja. Yang bisa mengatakan itu bukan Anda, tapi putusan pengadilan. Maka terhadap mereka yang mempunyai (SHM), harus dihargai," kata Ganjar, Jumat (20/5/2016) di Semarang.

Jika PT KAI ingin menggunakan lahan yang ada, maka langkah yang ditempuh harus melakukan pembebasan lahan. Ganjar siap membela warga yang memiliki sertifikat jika tetap digusur.

"Kalau KAI mau menggunakan, PT KAI bisa pembebasan, tapi tidak boleh menggusur sak enake wudele dhewe (seenaknya saja), tidak boleh. Saya akan bela mati-matian," kata Ganjar.

Ganjar juga meminta pada semua pihak mengenai penertiban lahan di Kebonharjo, baik dari pihak PT KAI, warga Kebonharjo, Pemerintah Kota Semarang, serta TNI/Polri, untuk tetap bermusyawarah mencari mufakat. Ia juga berharap persoalan ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Yang penting tidak ada penumpang-penumpang gelap pada urusan-urusan yang lain, kita selesaikan dengan baik, dirembuk," katanya.

Mengenai warga yang tidak memiliki tempat tinggal lain, Ganjar menyatakan bahwa Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sudah berkomitmen memberikan kemudahan prosedur jika ingin tinggal di rumah susun.

Proses penggusuran sejumlah rumah warga di Kampung Kebonharjo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, berlangsung ricuh, Kamis (19/5/2016) pagi. Warga secara kompak melakukan perlawanan kepada PT KAI yang melakukan penggusuran.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, yang berada di lokasi kejadian, mengatakan bahwa buntut kericuhan tersebut mengakibatkan seorang warga meninggal. "Meninggal saat menjelang proses eksekusi. Ini sangat ironis," kata Supriyadi.

Supriyadi menyayangkan kejadian itu sebab ia mendengar bahwa warga di sana memiliki surat kepemilikan lahan. (M Nur Huda)

Artikel ini telah tayang di Tribun Jateng dengan judul "Nyatakan Siap Bela Warga Kebonharjo, Ganjar : PT KAI Jangan Sak Enake Wudele Dewe".

Kompas TV Ricuh Penggusuran Rumah di Semarang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.