Kompas.com - 19/05/2016, 19:53 WIB
|
EditorErlangga Djumena

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — Setelah 25 tahun menikah dan dikaruniai tiga anak, AT (40), warga Dusun Bukit Rantau, Desa Kelabat, Kecamatan Parit Tiga Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, nekat menghabisi suaminya. Aksi ini dilatarbelakangi dendam karena sering diperlakukan kasar dan dianiaya oleh sang suami. Sang suami disebut menolak untuk bercerai dengan sang istri.

Korban yang bernama Latif alias Sasen (52) ditemukan tewas mengenaskan dengan 17 luka sabetan benda tajam pada 3 Mei lalu di sebuah jurang di Muntok.

Pengungkapan ini berawal dari olah TKP dan informasi warga bahwa beberapa hari sebelum tewas, korban sempat terlibat cekcok dengan istri, dan adik tirinya yang berinisial YN. Polisi pun berhasil mendapatkan bukti bahwa pada saat pembantaian tersebut, YN berada di Bangka Barat dan berada di salah satu penginapan.

Berdasarkan informasi tersebut, polisi menahan tersangka YN pada 16 Mei lalu di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkal Pinang. Berbekal keterangan YN, terungkap bahwa otak pembunuhan sadis tersebut adalah istri korban sendiri, yang berinisial AT.

Pada hari itu juga, polisi mengamankan AT di kediamannya. Pada keesokan harinya, dua tersangka yang berperan sebagai eksekutor turut diamankan, yaitu WH dan AP, di kawasan Bukit Ketok Belinyu.

Di hadapan polisi, AT mengaku membunuh sang suami karena sakit hati karena sering diperlakukan kasar dan juga karena sang suami tidak mengabulkan permintaan cerai.

Kepala Polres Bangka Barat AKBP Daniel Victor Tobing mengatakan, dari pemeriksaan kemudian terkuak bahwa AT menyewa jasa pembunuh bayaran senilai Rp 40 juta guna menghabisi nyawa sang suami.

Para tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Bangka Barat guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para tersangka diancam Pasal 340 KUHP subsider Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 dengan ancaman hukuman mati.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.