Kelayakan Kandang di Kebun Binatang Bandung Disorot

Kompas.com - 17/05/2016, 13:03 WIB
Kondisi kandang gajah di Kebun Binatang Bandung yang kondisinya memprihatinkan. BBKSDA turut menyoroti soal kelayakan kandang satwa pasca kematian gajah Yani. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKondisi kandang gajah di Kebun Binatang Bandung yang kondisinya memprihatinkan. BBKSDA turut menyoroti soal kelayakan kandang satwa pasca kematian gajah Yani.
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat terus melakukan pemantauan terkait tata kelola Kebun Binatang Bandung pasca matinya gajah Yani.

Kepala BBKSDA Sylvana Ratina mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara BBKSDA menyoroti soal kelayakan kandang beberapa satwa.

"Beberapa memang perlu perbaikan signifikan seperti (kandang) gajah, tapir, rusan dan lain-lain. Sekarang sedang perbaikan yang cukup signifikan adalah orang utan," ucap Sylvana kepada Kompas.com via pesan singkat, Selasa (17/5/2016).

Dia menambahkan, saat ini dokter hewan dari Perhimpunan Kebun Binatang Indonesia (PKBSI) dan Taman Safari Indonesia masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan satwa.

"Hasil pemeriksaan satwa secara keseluruhan belum ada, tim dokter hewan dari PKBSI/TSI masih terus melakukan pemeriksaan. Saat ini sudah mulai terlihat pebaikan pakan dan renovasi kandang," ujarnya.

Sylvana mengaku pihaknya belum menemukan adanya hewan yang sakit. "Kemarin media melihat ada rusa sakit, setelah dikonfirmasi dokter hewan Taman Safari Indonesia, ternyata penampakan kulit ada perubahan karena gantu kulit, jadi bukan sakit. Tim masih bekerja, tunggu selesai dulu ya," ujarnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X