Penjual "Tahu Bulat Digoreng Dadakan" Bisa Dapat Omzet Rp 1,5 Juta Sehari - Kompas.com

Penjual "Tahu Bulat Digoreng Dadakan" Bisa Dapat Omzet Rp 1,5 Juta Sehari

Kompas.com - 15/05/2016, 11:05 WIB
TribunnewsBogor.com/Soewidia Henaldi Penjual tahu bulat menggunakan mobil bak terbuka.

BOGOR, KOMPAS.com — Penjual "tahu bulat digoreng dadakan" yang menjajakan dengan mobil bak terbuka bisa meraup omzet hingga Rp 1,5 juta per hari.

"Sehari bisa laku 2.500-3.000 buah. Kami setor ke bos Rp 250 per buah," ujar Ade, pedagang tahu bulat di Bogor, Sabtu (14/5/2016).

Ade mengatakan, sistem penjualan tahu bulat ini adalah bagi hasil. Harga jual per buahnya Rp 500 sesuai promonya.

"Tahu mentahnya saya ambil dari bos di Bogor. Kalau mobil baknya saya sewa Rp 100.000 per hari," ujarnya.

Selain itu, ia juga harus mengeluarkan modal harian, seperti minyak goreng dan bumbu, serta bensin.

"Buat bensin Rp 50.000, kalau untuk minyak goreng dan bumbu sekitar Rp 90.000. Belum lagi buat makan, kira-kira Rp 20.000 sehari," tambahnya.

Untuk itu, kata dia, paling bersih, ia dan rekannya, Supardi, masing-masing bisa mendapat Rp 100.000.

Ayah satu anak ini juga menuturkan, penjual tahu bulat di wilayah Bogor ternyata memiliki grup. Satu grup saja, yakni di grup yang ia ikuti, terdiri atas tujuh mobil.

Para pedagang tahu bulat di grupnya berasal dari Cianjur dan Serang.

"Sebelum ramai di Bogor, di Sukabumi dan Cianjur sudah ramai duluan. Karena semakin sepi, akhirnya banyak yang pada pindah ke Bogor," terangnya.

Ia juga mengatakan, tahu bulat ini berasal dari pabrik tahu di Cianjur dan Tasikmalaya. (Yudhi Maulana Aditama)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorTri Wahono
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X