Ganjar Pranowo Usulkan Input Ulang Data Siswa SMA 3 Semarang untuk SNMPTN

Kompas.com - 13/05/2016, 21:26 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (26/4/2016) KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (26/4/2016)
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menawarkan beberapa solusi terkait ketidaklulusan ratusan siswa IPA reguler SMA Negeri 3 Semarang pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2016.

"Lakukan tes simulasi sistem, artinya menginput ulang data dari siswa SMAN 3 dan dari tes itu akan diketahui berapa siswa yang akan lolos SNMPTN, jika tidak ada kesalahan input seperti sebelumnya," katanya di Semarang, Jumat (13/5/2016).

Setelah diketahui jumlahnya berdasarkan tes simulasi sistem, Ganjar berharap ada penambahan kuota SNMPTN dan perguruan tinggi mau memahami jika persoalan SMAN 3 Semarang merupakan sebuah "kecelakaan" yang membutuhkan penanganan khusus.

Menurut Ganjar, penambahan kuota akan menyelamatkan hak siswa dalam memperoleh perlakuan yang adil dalam pendidikannya.

"Seluruh universitas negeri, seperti Universitas Diponegoro dan Universitas Gadjah Mada bisa nambah (kuota) berapa dengan penambahan kuota itu tidak utik-utik siswa lain yang sudah lolos SNMPTN," ujarnya.

Bersamaan dengan itu, semua pihak diminta menahan diri untuk tidak berkomentar sambil menunggu hasil kerja dari tim investigasi yang beranggotakan unsur sekolah, Dinas Pendidikan mewakili Pemerintah Kota Semarang, dan perwakilan orangtua siswa yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.

"Jika memang tim menemukan bukti bahwa pihak sekolah yang bersalah, maka kepala sekolah harus bertanggung jawab dengan mengundurkan diri," katanya.

Khusus kepada para siswa IPA reguler, Ganjar berpesan agar tidak menganggap hal ini menggagalkan masa depan mereka. Siswa harus yakin bahwa yang bersangkutan betul-betul pintar serta mempunyai kemampuan tinggi.

"Penemu besar, peneliti yang mengubah dunia, para tokoh sejarah maupun yang sekarang memimpin dunia itu banyak yang tidak lulus kuliah, bahkan SMA tidak lulus, jadi jangan berkecil hati, tetap semangat, dan kepala tegak serta jangan biarkan masalah ini menghentikan cita-cita," ujarnya.

Terkait dengan sistem SNMPTN, Ganjar meminta Kementerian Pendidikan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar sistem yang diterapkan benar-benar clear dan sumber daya manusia yang mengawal SNMPTN juga ditingkatkan sehingga persoalan SMAN 3 Semarang tidak terulang lagi.

(Baca Semua Siswa IPA Reguler SMAN 3 Semarang Tak Lulus SNMPTN)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Universitas Brawijaya Buka 2 Program Studi Baru, Kehutanan dan Aktuaria

Universitas Brawijaya Buka 2 Program Studi Baru, Kehutanan dan Aktuaria

Regional
Minimarket di Cilacap Dirampok, Uang Rp 80 Juta Digasak, 2 Karyawan Luka Sayatan Senjata Tajam

Minimarket di Cilacap Dirampok, Uang Rp 80 Juta Digasak, 2 Karyawan Luka Sayatan Senjata Tajam

Regional
Bertemu 3 Guru Tersangka Kasus Susur Sungai, Ketua Umum PGRI Menangis

Bertemu 3 Guru Tersangka Kasus Susur Sungai, Ketua Umum PGRI Menangis

Regional
RS Kariadi Semarang Sebut Suspect Corona yang Diisolasi Meninggal karena Flu Babi

RS Kariadi Semarang Sebut Suspect Corona yang Diisolasi Meninggal karena Flu Babi

Regional
Warga Berhamburan Cari Perlindungan Saat KKB Tembaki Pos TNI Nduga

Warga Berhamburan Cari Perlindungan Saat KKB Tembaki Pos TNI Nduga

Regional
Jual Tiket Hasil Pembobolan Kartu Kredit, Pengusaha Travel Dibekuk Polisi

Jual Tiket Hasil Pembobolan Kartu Kredit, Pengusaha Travel Dibekuk Polisi

Regional
Kronologi Ayah Bunuh dan Buang Mayat Anaknya ke Gorong-gorong

Kronologi Ayah Bunuh dan Buang Mayat Anaknya ke Gorong-gorong

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan, PGRI: Sikap Kesatria

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan, PGRI: Sikap Kesatria

Regional
Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Regional
Gubernur Banten Larang Truk Overtonase Melintas di Jalan Provinsi

Gubernur Banten Larang Truk Overtonase Melintas di Jalan Provinsi

Regional
Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Regional
Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Regional
Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Regional
Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Regional
Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X