Kasus Pemerkosaan Anak di Bitung Jadi Perhatian Menteri PANRB

Kompas.com - 12/05/2016, 17:25 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi saat menandatangi Mapolda Sulut, Kamis (12/5/2016). Kompas.com/Ronny Adolof BuolMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi saat menandatangi Mapolda Sulut, Kamis (12/5/2016).
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com - Kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang menimpa VAJ (12), warga Bitung, Sulawesi Utara, mendapat perhatian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi.

Dalam kunjungannya ke Mapolda Sulut, Kamis (12/5/2016), Yuddy mengatakan bahwa tidak lama lagi Polda Sulut akan naik status menjadi tipe A. Peningkatakan status tersebut bisa segera diperoleh jika kasus pemerkosaan di Bitung dituntaskan dengan cepat.

"Cepat tidaknya tergantung penanganan kasus Bitung," ujar Yuddy seusai bertemu dengan jajaran Polda Sulut.

Baca juga: Kasus Pemerkosaan terhadap Anak Kembali Terjadi di Sulawesi Utara

Menurut Yuddy, Polres Bitung di bawah supervisi Polda Sulut akan memberikan perlindungan kepada korban dan orangtuanya dalam memberikan keterangan dan laporan. Polisi menjamin korban tidak akan mendapat intimidasi saat memberikan keterangan.

"Polres berjanji dalam 1x24 jam akan mengungkap kebenaran yang membuat anak ini trauma," ujarnya.

Presiden Joko Widodo sendiri, kata Yuddy, menyatakan bahwa kejahatan seksual, kekerasan seksual, pemerkosaan kepada anak masuk ke kategori extraordinary crime atau kejahatan yang luar biasa.

"Berarti setingkat dengan terorisme, setingkat dengan korupsi, setingkat dengan narkoba," lanjutnya.

Oleh karena itu, langkah-langkah tindakan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat yang melaporkan kasus itu juga harus luar biasa.

Oleh karenanya, polisi harus bertindak cepat. Menurut Yuddy, tidak hanya Polres saja, Polda juga harus turun. Semua harus mengejar para pelakunya.

"Saya dapat laporan dari Kapolda bahwa dari Propam Mabes Polri juga sudah turun," ujarnya.

Lanjut Yuddy, ini menjadi warning bagi seluruh jajaran aparatur negara untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya, dan peringatan bagi semua orang untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa melukai masyarakat, khususnya anak-anak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
Cerita di Balik Foto 2 'Pocong' Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Cerita di Balik Foto 2 "Pocong" Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

Regional
Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Regional
Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Fakta Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Terekam CCTV hingga Seorang Pelaku Ditembak Polisi

Regional
Cerita Dua 'Pocong' Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Cerita Dua "Pocong" Jaga Desa di Sukoharjo, Supaya Warga Tak Keluar Rumah, Malah Ramai Jadi Tontonan

Regional
Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

Regional
Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X