Kompas.com - 11/05/2016, 19:10 WIB
Fakhrul Ula, penderita gizi buruk asal digendong ibunya di rumah mereka Desa Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, KOMPAS.COM/MASRIADIFakhrul Ula, penderita gizi buruk asal digendong ibunya di rumah mereka Desa Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara,
|
EditorFarid Assifa

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Publik kembali dikejutkan dengan biaya rapat alat kelengkapan dewan di DPRK Aceh Utara tahun ini mencapai Rp 7,5 miliar.

Data yang diperoleh Kompas.com, Rabu (11/5/2016), menyebutkan, selain biaya rapat, anggaran peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota lembaga wakil rakyat dan rapat koordinasi luar daerah masing-masing sebesar Rp 1,6 miliar.

Sedangkan biaya operasional sebesar Rp 1,7 miliar, biaya reses sebesar Rp 673 juta, biaya kunjungan kerja dalam daerah sebesar Rp 214 juta, dan biaya tenaga ahli sebesar Rp 488 juta. Seluruh data tersebut tertuang dalam buku APBK Aceh Utara tahun 2016.

“Biaya rapat itu luar biasa boros. Mereka boros betul menggunakan anggaran negara untuk rapat,” jelas Koordinator Masyarakat Transfaransi Aceh (MaTA) Alfian, saat dimintai tanggapannya, Rabu.

Dia menjelaskan, seharusnya, DPRK Aceh Utara berhemat menggunakan anggaran daerah. Sehingga, dana itu bisa digunakan untuk membangun sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang masih memprihatinkan di Aceh Utara.

“Seharusnya mareka sadar keadaan pengangguran kita yang terus bertambah, kesehatan tak membaik dan masalah lainnya. Bukan malah sadar pada kondisi nasib rakyat, mereka malah menggunakan angggaran secara sewenang-wenang. Ini kebijakan bahaya dan harus menjadi perhatian semua pihak,” sebut Alfian.

Dia berharap, pimpinan DPRK Aceh Utara mengoreksi penggunaan anggaran tersebut dan mengalihkannya untuk sektor pembangunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Mulyadi CH menyatakan belum bisa berkomentar terkait penggunaan anggaran rapat yang begitu besar itu.

“Kami diskusi dulu. Saya tidak bisa jawab itu. Saya diskusi dulu dengan pimpinan lainnya,” pungkas Mulyadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.