Kompas.com - 09/05/2016, 08:41 WIB
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Sekitar 1.800 ton ikan nila mati di keramba jaring apung petani di Bandar Saribu, Haranggaol, Simalungun, Sumatera Utara. Penyebab matinya ribuan ton ikan tersebut dipastikan akibat kekurangan oksigen

Kadis Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara (Sumut) Zonny Waldi di Medan, Minggu (8/5/2016), mengatakan, hasil pengecekan di lapangan tidak menemukan adanya bakteri atau virus yang menyerang ikan itu.

"Tidak ada luka-luka pada bangkai tubuh maupun kulit ikan yang sudah mati itu. Jadi penyebabnya adalah kekurangan oksigen," katanya usai memantau dan bertemu dengan para petani ikan keramba jaring apung (KJA) itu.

Pertemuan dengan petani ikan KJA di Haranggaol itu dilakukan bersama Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba, Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang dan Marsiaman Saragih..

Dia menjelaskan, sesuai standar, idealnya KJA berisi ikan sekitar 5.000 ekor. Tetapi, faktanya keramba di Bandar Saribu itu diisi tiga kali lipat atau mencapai 15.000 ekor dan letak keramba juga tidak tertata bahkan sangat rapat.

"Akibatnya terjadi kelebihan kapasitas sehingga kekurangan oksigen," katanya.

Hasil pengecekan, kadar oksigen di perairan Bandar Saribu hanya 1,56 DO di mana dengan sebesar itu tidak ada mahluk bisa untuk bertahan hidup.

Untuk itu, kata Zonny, tata kelola KJA itu harus diatur kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Pastikan Sistem Pelayanan Jemaah Haji Jabar Aman Terkendali

Kang Emil Pastikan Sistem Pelayanan Jemaah Haji Jabar Aman Terkendali

Regional
Berangkat Haji, Ridwan Kamil Pastikan Pelayanan untuk Jemaah Haji Jabar Berjalan Optimal

Berangkat Haji, Ridwan Kamil Pastikan Pelayanan untuk Jemaah Haji Jabar Berjalan Optimal

Regional
Capai Pembangunan Berkelanjutan di Metro, Walkot Wahdi dan ITERA Diskusikan Teknologi Penjernihan Air Sungai

Capai Pembangunan Berkelanjutan di Metro, Walkot Wahdi dan ITERA Diskusikan Teknologi Penjernihan Air Sungai

Regional
SPS Nobatkan Gubernur Syamsuar Jadi Pemimpin Terpopuler 2022 di Media Arus Utama

SPS Nobatkan Gubernur Syamsuar Jadi Pemimpin Terpopuler 2022 di Media Arus Utama

Regional
Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.