Kompas.com - 08/05/2016, 08:06 WIB
Suasana konvoi pelajar di Boyolali Kota, Sabtu (7/6/2016). KOMPAS.COM/ M WismabrataSuasana konvoi pelajar di Boyolali Kota, Sabtu (7/6/2016).
|
EditorFarid Assifa

BOYOLALI, KOMPAS.com - Puluhan pelajar di Boyolali, Jawa Tengah, terpaksa diamankan pihak kepolisian karena melakukan konvoi di jalanan usai pengumuman kelulusan, Sabtu (7/5/2016).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, konvoi juga dilakukan para pelajar tersebut di tengah kampung, dan membuat warga resah dan marah. Nyaris terjadi bentrokan antara warga dan pelajar. Warga berusaha mengejar untuk menangkap para pelajar yang konvoi tersebut.

Para pelajar pun tunggang-langgang dan salah satunya sempat terperosok ke dalam selokan.

Beberapa warga juga sempat menghentikan pelajar dan memberitahu untuk tidak masuk ke kampung. Namun, beberapa dari pelaku tampak tidak menggubris peringatan warga tersebut, akhirnya mereka dihadiahi bogem mentah oleh warga.

Untung saja keributan segera dapat dihentikan oleh tokoh kampung Boyolali yang datang untuk melerai. Aparat dari Polsek Boyolali Kota pun segera datang dan mengamankan sejumlah pelajar. Polisi pun menemukan sebuah senjata tajam yang dibawa salah satu pelajar.

"Kita antisipasi karena konvoi di kampung berbahaya bagi warga, terutama anak-anak," kata Ipda Maryanto, Wakapolsek Boyolali Kota, Sabtu.

Setelah diamankan di kantor polisi, para pelajar yang terjaring razia diminta untuk membuat surat pernyataan tidak akan melakukan perbuatan serupa. Lalu sepeda motor mereka ditahan sampai menunggu kelengkapan surat surat kendaraan.

Dalam razia tersebut, sebagian besar sepeda motor milik pelajar sudah dimodifikasi sehingga tidak sesuai standar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X