Kompas.com - 03/05/2016, 09:28 WIB
EditorFarid Assifa

BENGKULU, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pemerkosaan dan pembunuhan pelajar SMP di daerah itu yang melibatkan belasan tersangka, Sabtu (2/4/2016) lalu.

Menurut pantauan Antara, rekonstruksi yang dilaksanakan di halaman Mapolres Rejang Lebong ini dipimpin Kapolsek Padang Ulak Tanding Iptu Eka Chandra dan disaksikan Wakapolres Rejang Lebong Kompol Ilva Siswanto, Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar, dan Kajari Curup Eko Hening Wardhono.

Baca juga: Mengapa Kita Tak Membicarakan Yn, Remaja yang Tewas Diperkosa 14 Pemuda?

Kompol Ilva Siswanto, seusai rekonstruksi, mengatakan, rekonstruksi ini dilaksanakan guna mencari kejelasan kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yn (15), pelajar SMP di Kecamatan Padang Ulak Tanding, oleh 12 dari 14 orang tersangka yang sudah diamankan.

"Kasus ini terjadi pada Sabtu, 2 April 2016, sekitar pukul 13.00 WIB, di dalam kebun di Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding," katanya.

Dalam rekonstruksi ini, kata Ilva, para tersangka yang masih berstatus anak-anak dan dewasa saling bersaksi guna memeragakan 65 adegan.

Para tersangka yang sudah diamankan ini, kata dia, diancam dengan pelanggaran Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 76-c dan Pasal 76-d Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara selama 15 tahun.

Kronologi kejadian

Kapolsek Padang Ulak Tanding Iptu Eka Chandra menambahkan, para tersangka pelaku dalam kasus itu sebanyak 14 orang. Yang sudah ditangkap sebanyak 12 orang. Dari jumlah itu, terdapat empat orang berstatus anak di bawah umur yang masih bersekolah di tingkat SMP dan SMA.

"Dua tersangka yang masih buron saat ini masih dalam pengejaran petugas. Identitasnya sudah dikantongi anggota di lapangan," ujarnya.

Baca juga: #NyalaUntukYuyun, Simpati untuk Siswi SMP yang Tewas Diperkosa 14 Pemuda

Dalam 65 adegan rekonstruksi ini diketahui, korban saat kejadian sedang berjalan pulang dari sekolah di SMPN di Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding. Rumah korban berjarak sekitar 300 meter dari sekolah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.