Warganya Tinggal di Bekas Kandang Ayam, Wali Kota Tasik Akan Dipanggil DPRD

Kompas.com - 02/05/2016, 12:04 WIB
Istri dan anak Maulana (28), asal Kota Kota Tasikmalaya, saat ditemui di gubuk bambu bekas kandang ayam sebagai rumah mereka, Kamis (28/4/2016).  KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAIstri dan anak Maulana (28), asal Kota Kota Tasikmalaya, saat ditemui di gubuk bambu bekas kandang ayam sebagai rumah mereka, Kamis (28/4/2016).
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Denny Romdhoni mengatakan, fraksi PDI Perjuangan akan memanggil Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman untuk meminta penjelasan terkait masih adanya warga yang tinggal di bekas kandang ayam.

"Kami akan segera memanggil eksekutif untuk mendengar alasan eksekutif terkait warga yang tinggal di kandang bekas ayam. Kami akan layangkan surat ke pimpinan segera," ujar Denny setelah berkunjung langsung ke rumah Maulana di Kampung Bojong, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Senin (2/5/2016).

Menurut Denny, masih adanya warga Kota Tasikmalaya yang tinggal di rumah tak layak huni menjadi tamparan besar bagi kinerja eksekutif selama ini. Seharusnya, jika ditangani cepat oleh pemerintah, Maulana tidak harus tinggal di bekas kandang ayam selama 4 tahun.

"Miris sekali, seharusnya penanganan seperti ini bisa segera dan cepat. Kan banyak program pemerintah untuk seperti ini," kata Denny.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman dalam acara di Makodim 0612 Tasikmalaya mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan kepada keluarga tersebut secara langsung. Ia baru tahu kondisi warga tersebut dari pihak kelurahan. Padahal, menurut Budi, angka kemiskinan di wilayahnya mulai menurun selama ini.

"Sudah diberikan bantuan, dan sudah langsung ke lokasi melihat kondisinya. Beberapa pihak pun ikut membantu keluarga tersebut," pungkas Budi.

Diberitakan sebelumnya, Maulana bersama istri dan keempat anaknya terpaksa tinggal di gubuk bambu bekas kandang ayam. Keluarga ini terpaksa tinggal di gubuk 2 x 2 meter karena tak memiliki uang untuk menyewa rumah.

Baca juga:

Tinggal di Bekas Kandang Ayam, Bayi 14 Hari Dikerubuti Semut Setiap Malam

Selain Bayi Dikerubuti Semut, Maulana Begadang Usir Ular di Gubuk Bekas Kandang

Keluarga yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam Terima Bantuan dari Jokowi

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X