Buruh Orasi "May Day" di Pusat Kota, Warga Banda Aceh "Cuek"

Kompas.com - 01/05/2016, 13:42 WIB
Puluhan perwakilan buruh di Aceh berkumpul dan melakukan aksi peringatan Mayday di Banda Aceh, aksi diisi dengan aneka orasi di bundaran simpang lima Banda Aceh, Minggu (1/5/2016) Daspriani Y Zamzami / Kompas.comPuluhan perwakilan buruh di Aceh berkumpul dan melakukan aksi peringatan Mayday di Banda Aceh, aksi diisi dengan aneka orasi di bundaran simpang lima Banda Aceh, Minggu (1/5/2016)
|
EditorErvan Hardoko

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Hari buruh sedunia diperingati sejumlah organisasi buruh dari beberapa daerah di Provinsi Aceh.

Sejumlah perwakilan organisasi buruh berkumpul dan melakukan aksi orasi di pusat kota Banda Aceh tepatnya di Bundaran Simpang Lima, Minggu (1/5/2016) pagi.

Meski banyak pengguna jalan yang melintas, namun aksi orasi para buruh itu tak terlalu mendapat perhatian dari warga yang melintas di jalan raya.

“Tidak tahu ini ada kegiatan apa, saya lewat sini mau pulang ke rumah baru dari olah raga pagi,” Ujar Usman, seorang warga Banda Aceh.

Hal senada juga diungkapkan Mardiana, juga warga Banda Aceh. Menurutnya, lalu lintas pada Minggu pagi di kawasan Simpang Lima memang belum terlalu ramai, sehingga tidak ada kemacetan meski digelar aksi demo di kawasan ini.

“Kurang tahu juga ini demo apa, tapi enggak macet kok, soalnya kalau Minggu pagi kan memang tidak terlalu ramai, mungkin sebentar lagi ramai jalannya,” kata Mardiana.

Dalam orasinya para perwakilan buruh mendesak agar pemerintah mencabut peraturan pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, aturan ini dinilai akan melegalisasi pemberian upah rendah terhadap buruh.

Selain itu, buruh Aceh menuntut agar gubernur segera menerbitkan peraturan untuk melaksanakan qanun alias peraturan daerah No 7 tahun 2014 tentang Ketenagakerjaan yang sudah disahkan sejak tahun lalu.

“Saat ini kita di Aceh sudah punya aturan tentang ketenagakerjaan yang mengatur secara spesifik, tapi sayang belum ada pergubnya, jadi sampai saat ini belum bisa diimplementasikan, ini merugikan buruh sebenarnya,” kata Rahmat, perwakilan buruh dari Aceh Besar dalam orasinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.