Pemimpin Gereja Katolik Wilayah Babel dan Kepri Disemayamkan

Kompas.com - 30/04/2016, 20:35 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — Keuskupan Pangkal Pinang berduka atas kepergian Uskup Mrg Hilarius Moa Nurak yang menjadi pemimpin agama Gereja Katholik wilayah Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 12.40 waktu Singapura.

Jenazah almarhum kini disemayamkan di Gereja Katolik Paroki Katedral Santo Yosef Pangkal Pinang.

Jemaat memadati gereja dalam misa doa melepas kepergian uskup yang sudah 29 tahun mengabdi tersebut.

Moa Nurak meninggal dalam usia 73 tahun. Ia dilahirkan di Weetebula, 21 Februari 1943.

Menurut rencana, mendiang akan dimakamkan pada Senin (2/5/2016) di kompleks pemakaman Gua Maria Pangkal Pinang.

"Almarhum sebelumnya disemayamkan di Batam, kemudian dibawa ke Gereja Katolik Paroki Pangkal Pinang untuk disemayamkan sampai Senin depan pukul 12.00 siang," kata Koordinator Panitia Pemakaman, Romo Hans, kepada Kompas.com, Sabtu (30/4/2016).

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Efendi menyampaikan belasungkawa dan merasa kehilangan sosok yang santun dalam bertindak tersebut.

Semasa hidupnya, Moa Nurak dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Sebelum meninggal dunia, ia terjatuh dari tempat tidur. Ia kemudian menjalani perawatan medis di RS Bakti Wara, Pangkal Pinang, selanjutnya dirujuk ke Singapura.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X