"One Stop Services" di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kompas.com - 27/04/2016, 10:29 WIB
Desain Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong mengadopsi langgam arsitektur lokal. Hal ini tecermin dari elemen dekoratif, fasad, material bangunan, dan denah ruangan. Kondisi pembangunan PLBN pada Rabu (23/2/2016). Laksono Hari WiwohoDesain Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong mengadopsi langgam arsitektur lokal. Hal ini tecermin dari elemen dekoratif, fasad, material bangunan, dan denah ruangan. Kondisi pembangunan PLBN pada Rabu (23/2/2016).
|
EditorCaroline Damanik

PONTIANAK, KOMPAS.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Sanggau sepakat menjalankan program "Poros Perbatasan" untuk menangani permasalahan TKI di Entikong.

Program tersebut merupakan upaya sebagai poros sentra pelatihan dan pemberdayaan TKI yang dideportasi dari Malaysia.

Direktur Kerjasama dan Penyiapan Dokumen (KPVD) BNP2TKI, Haposan Saragih mengungkapkan, program tersebut rencananya akan diterapkan pada tahun 2016.

Pihaknya pun sudah melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Sanggau terkait dengan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan secara nasional, termasuk problem TKI di wilayah perbatasan Entikong.

Selain itu, dia juga berkenan dengan solusi yang ditawarkan terhadap problem TKI di wilayah perbatasan hingga dukungan kementerian dan lembaga negara pada program tersebut.

“Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalimantan Barat untuk berkoordinasi dengan pemangku kebijakan di daerah, khususnya Bupati Sanggau, meminta dukungan beliau dalam implementasi program tersebut. Kami bersyukur sambutan beliau positif terhadap program ini dan setuju untuk melaksanakan di Entikong," kata Haposan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/4/2016).

Haposan menambahkan, dalam pertemuan tersebut, bupati menyambut secara positif dan menyatakan jika memang program ini sudah ditetapkan secara nasional untuk diimplementasikan, maka pihaknya setuju untuk melaksanakan.

Selanjutnya, program tersebut akan dibahas melalui SKPD terkait tugas dan fungsi masing-masing instansi yang terlibat. Dukungan tersebut juga rencananya memiliki dasar hukum, melalui peraturan daerah.

Sementara itu, Kepala BP3TKI Pontianak, Kombes Pol. Aminudin, SH menyampaikan bahwa program poros perbatasan digagas sebagai program nasional. Program tersebut diluncurkan di Nunukan sebagai pilot project dan tuntas di tahun 2015, yang kemudian akan dilanjutkan di Entikong dan Batam pada tahun 2016.

"Program ini merupakan program One Stop Services karena terintegrasi dengan Imigrasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Ketenagakerjaan, RSUD dan instansi lainnya," kata Aminudin.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X