Gubernur Minta Lokasi Pengelolaan Blok Masela Tidak Dipertentangkan

Kompas.com - 26/04/2016, 14:40 WIB
Gubernur Maluku Said Assagaff memeberikan keterangan kepada wartawan terkait gempa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan, Senin (18/1/2016) KONTRIBUTOR KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku Said Assagaff memeberikan keterangan kepada wartawan terkait gempa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan, Senin (18/1/2016)
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta kepada pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk tidak mempertentangkan lokasi pengelolaan Blok Masela.

Permintaan ini disampaikan Said saat memberikan sambutannya dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati Maluku Barat Daya, Barnabas Orno dan Wakilnya Benyamin Thomas Noach di lantai tujuh Kantor Gubernur Maluku, Selasa (26/4/2016).

“Tahapan berikutnya adalah penetuan lokasi pengelolaan. Saya minta hendaknya tidak perlu dipertentangkan. Kita serahkan pada hasil kajian ilmiah,” kata Said.

Dia mengungkapkan, penentuan lokasi pengelolaan Blok Gas Masela menjadi kewenangan pemerintah pusat dan pihak investor olehnya itu tidak perlu dipertentangkan. Pasalnya, lanjut Said, di mana pun lokasinya, seluruh masyarakat Maluku Barat Daya pasti akan memperoleh dampak positifnya.

”Bahkan lebih luas lagi, yakni seluruh masyarakat Maluku harus menikmatinya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dampak dari pengelolaan Blok Masela ini akan bersifat multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi di daerah dan masyarakat termasuk juga akan menyerap tenaga kerja yang banyak dan mendorong aktivitas ekonomi lain.

“Karena selain kita dapat memperoleh keuntungan dari hasil pengelolaan migas Blok Masela, kita juga memiliki peluang untuk mengelola industri pendukung seperti, ketersediaan logistik sandang, pangan, transportasi, komunikasi, dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Sebagai gambaran sederhana, ungkap Said, untuk memenuhi kebutuhan pangan, maka perlu disiapkan kebutuhan suplai bahan makanan, seperti beras, sayur-mayur, ikan, daging ayam, sapi, telur dan lain-lain.

“Saya memberikan apresiasi terhadap langkah bijak yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Buru untuk merebut peluang sebagai lumbung pangan bagi penyediaan stock beras dan kebutuhan pangan lainnya bagi ribuan karyawan dan arus migrasi penduduk sebagai dampak dari akan dibukanya Blok Masela,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Barnabas Orno menginginkan agar lokasi pengelolaan blok Gas Masela berada di Kabupaten yang dipimpinnya.

”Saya mewakili masyarakat Maluku Barat Daya tentu berharap agar lokasinya di Maluku Barat Daya,” ujarnya.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Regional
Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Regional
Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Regional
Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Regional
Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Regional
Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Regional
Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Regional
Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Regional
Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Regional
Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Regional
Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Regional
Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Regional
Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X