Kompas.com - 19/04/2016, 19:53 WIB
|
EditorFarid Assifa

MEULABOH, KOMPAS.com — Seorang ibu rumah tangga berinisial IT (32), warga Desa Cot Keumuneng, Kecamatan Bubon, Aceh Barat, mengaku telah diperkosa di bawah ancaman oleh kepala Dusun Puli berinisial SS sebanyak lima kali.

"Kami mendapat laporan ada seorang ibu rumah tangga, IT, telah diperkosa, diduga dilakukan oleh kepala dusun tempat ia tinggal. Dengan demikian, kami akan memberikan perdampingan hukum untuk melapor kasus ini ke Polres Aceh Barat untuk diusut tuntas," kata Herman, Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Pos Meulaboh, kepada wartawan, Selasa (19/4/2016).

Berdasarkan laporan yang diterima LBH, kata Herman, kasus pemerkosaan dengan ancaman yang dialami IT, istri dari SM, warga pedalaman Aceh Barat, itu telah terjadi sejak awal April ini sebanyak lima kali.

Korban selama ini mengaku merahasiakan perlakuan bejat sang kepala dusun (kadus) karena diancam akan disantet oleh pelaku jika memberitahukan kepada suami atau orang lain.

"Pemerkosaan ini terjadi berulang kali karena IT takut dengan ancaman pelaku. Jika memberitahukan aksi bejat kadus kepada orang lain, dia diancam santet oleh pelaku. Jadi, ibu ini takut," katanya.

Sementara itu, IT kepada wartawan mengaku, pemerkosaan yang dialaminya itu baru terungkap setelah ia tepergok oleh suaminya saat sedang ditarik tangan, dipaksa oleh pelaku, untuk kembali diperkosa di tepi sungai belakang rumahnya pada Selasa, 12 April 2016. Saat itu, pelaku langsung melarikan diri.

"Kasus ini ketahuan sama suami saya karena tepergok tangan saya sedang ditarik oleh kadus di tepi sungai sehingga saya baru berani menceritakan pemerkosaan ini kepada suami," katanya.

Mendengar pengakuan sang istri yang telah berulang kali dinodai oleh kadus, SM langsung naik pitam. Dia pun memukul pelaku.

"Suami saya marah dan memukul Pak Kadus karena saya telah diperkosa. Namun, setelah pemukulan itu terjadi, suami saya telah ditahan oleh polsek setempat," urai IT.

Sementara itu, kasus pemerkosaan yang dialaminya hingga kini belum diproses oleh polisi. Ia pun terpaksa meminta perlindungan hukum kepada LBH.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.