Muat Ratusan Jeriken Minyak Tanah Ilegal, Kapal Tanpa Nama dan Nakhodanya Ditahan

Kompas.com - 19/04/2016, 15:03 WIB
petugas dan nahkoda kapal tengah menunjukkan ratusan jerigen minyak tanah ilegal yang diamankan di Teluk Kendari. KIKI ANDI PATI/ KOMPAS.COMpetugas dan nahkoda kapal tengah menunjukkan ratusan jerigen minyak tanah ilegal yang diamankan di Teluk Kendari.
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Sebuah kapal motor tanpa nama asal Kabupaten Buton Utara ditahan petugas dari Satuan Direktorat Kepolisian Air (Dit Polair) Polda Sultra, lantaran kedapatan memuat ratusan jerigen minyak tanah ilegal.

Penangkapan itu dilakukan di perairan Teluk Kendari saat petugas Pol Air Polda Sultra tengah melakukan patroli rutin.

Kepala Seksi Tindak Pidana Kriminal Pol Air Polda Sultra, Kompol Muhammadong mengatakan, petugas mencurigai kapal motor yang tidak memiliki nama berlayar di Teluk Kendari. Kemudian anggota Pol Air Polda Sultra menghentikan kapal tersebut dan memeriksa muatannya.

"Penangkapan itu pada hari Sabtu lalu sekitar pukul 19.30, setelah kami lakukan pemeriksaan di dalam kapal didapati 174 jerigen ukuran 20 liter atau 3.480 liter tanpa dokumen resmi. Ditambah lagi kapal motor tersebut juga tidak disertai izin berlayar dari Syahbandar," ungkap Muhammadong, Selasa (19/4/2016).

Selain mengamankan ratusan jerigen minyak tanah ilegal, petugas Pol Air Polda Sultra juga menahan nakhoda kapal berinisial DR dan satu orang awak kapal, warga Ereke, Kabupaten Buton Utara.

"Sesuai pengakuan kapten kapal, minyak tanah itu milik La Pudia, warga Ereke Butur yang merupakan pegawai swasta. DW mengaku baru pertama kali mengangkut minyak tanah. Rencananya BBM itu akan dipasarkan di Kendari," katanya.

Muhammadong menjelaskan, pihaknya menetapkan satu orang tersangka dalam perkara ini, yakni nakhoda kapal DW.

"Kita lakukan pengembangan dan mempersiapkan surat pemanggilan kepada pemilik minyak tanah tersebut," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 53 huruf B Junto pasal 23 ayat 2 huruf B Subsider pasal 55 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.

Tak hanya itu, tersangka juga dikenakan pasal 323 ayat 1 Junto pasal 219 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 60 miliar.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Warga Jabar di Daegu Korsel, Minta Ridwan Kamil Kirim Masker

Curhat Warga Jabar di Daegu Korsel, Minta Ridwan Kamil Kirim Masker

Regional
Polisi Buru Anggota KKB yang Hendak Menyandera Guru di Mimika, akan Ditindak Tegas

Polisi Buru Anggota KKB yang Hendak Menyandera Guru di Mimika, akan Ditindak Tegas

Regional
Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Regional
Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Regional
Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Regional
PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

Regional
Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Regional
Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Regional
Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Regional
Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Regional
Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Regional
Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Regional
Hotspot di Riau Meningkat Tajam, 43 Titik Panas Terdeteksi di 4 Daerah

Hotspot di Riau Meningkat Tajam, 43 Titik Panas Terdeteksi di 4 Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X