Kompas.com - 19/04/2016, 06:07 WIB
Amel saat berada di Mapolres Pematangsiantar untuk membuat pengaduan, Senin (18/4/2016). KOMPAS.com/Tigor MuntheAmel saat berada di Mapolres Pematangsiantar untuk membuat pengaduan, Senin (18/4/2016).
|
EditorErlangga Djumena

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Amel (38), seorang pegawai asuransi Bumida, warga Jalan Viyata Yudha, Pematangsiantar dihajar boru Pangaribuan, istri seorang polisi yang merupakan calon kliennya di sebuah kafe di Pematangsiantar, Minggu (17/4/2016) malam.

Setelah penganiayaan di hadapan dua anaknya dan orang ramai di kafe Jalan Maluku Atas, Pematangsiantar itu, Amel didampingi penasihat hukumnya, Sahrul membuat laporan polisi, Senin (18/4/2016).

Menurut Amel, awalnya dia bersama dua anaknya yang masih kecil, mengendarai sepeda motor menuju Cafe Cangkir di Jalan Maluku Atas guna menemui calon klien, Ramot Siringo-ringo, seorang personel Polri di Polsek Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Kepada Ramot, Amel menawarkan asuransi mobil. Amel mengaku baru dua minggu dia mengenal Ramot.

"Jadi di tempat itu hanya mau prospek saja, karena Ramot mau masuk asuransi mobilnya," terang Amel seusai membuat laporan polisi.

Di saat Amel asyik menjelaskan tata cara mendapatkan asuransi, tiba-tiba istri Ramot, boru Pangaribuan datang ke lokasi bersama tiga orang temannya. Begitu masuk ke dalam kafe, boru Pangaribuan marah-marah dan tanpa alasan yang jelas, menuding Amel memiliki hubungan spesial dengan suaminya.

Saat itu Amel berusaha memberikan penjelasan, bahwa dia hanya mau prospek tata cara asuransi mobil kepada Ramot. Tetapi boru Pangaribuan tidak terima dengan penjelasan dari Amel.

Dia kemudian mulai bertindak kasar, dengan menyiram Amel pakai air panas yang berada di atas meja. Amel mencoba melawan, boru Pangaribuan bersama tiga temannya menjambak rambut Amel, bahkan mata sebelah kanannya dipukul sampai mengalami memar.

"Untunglah orang di cafe cepat melerai. Di depan anak-anaknya Amel dikeroyok, terus boru Pangaribuan pergi meninggalkan lokasi. Kalau Ramot waktu itu hanya diam saja. Tadi Amel juga sudah telepon Ramot, tapi Ramot nggak mau memberitahukan identitas istrinya," jelas penasehat Amel, Sahrul.

Kanit SPKT III Polres Pematangsiantar, Aiptu Ardan membenarkan pengaduan tersebut, bahkan korban telah dibawa visum dan anggotanya telah turun olah TKP. "Benar telah diterima pengaduan dan korban sudah dimintai keterangan," ujar Aiptu Ardan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X