BNPB: Reklamasi Teluk Jakarta Bisa Sebabkan Bencana Banjir

Kompas.com - 18/04/2016, 14:10 WIB
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB saat di acara Peningkatan Kapasitas Wartawan dalam Penanggulangan Bencana, di Denpasar, Senin(18/4/2016) KOMPAS.com/SRI LESTARISutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB saat di acara Peningkatan Kapasitas Wartawan dalam Penanggulangan Bencana, di Denpasar, Senin(18/4/2016)
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, BNPB seharusnya dilibatkan dalam perencanaan reklamasi Teluk Jakarta. Namun kenyataannya tidak.

Hal ini disampaikan Sutopo dalam disuksi Forum Komunikasi Wartawan yang mengangkat tema "Peningkatan Kapasitas Wartawan dalam Penanggulangan Bencana" di Denpasar, Bali, Senin (18/4/2016).

"Menurut saya, kami perlu diajak diskusi. Alasannya, reklamasi juga bisa menyebabkan bencana. Dikhawatirkan adanya reklamasi, maka banjir Jakarta akan semakin meningkat," kata Sutopo.

Sutopo juga menilai bahwa reklamasi akan menghambat aliran air sungai yang akan masuk ke Pantai Utara (Pantura), khususnya pantai di Teluk Jakarta, yang menyebabkan banjir semakin parah.


"Dengan adanya reklamasi tentu akan mengubah lanskap atau bentang lahan yang ada, tentu juga akan berpengaruh pada kondisi alam yang ada, termasuk masyarakat dan lainnya. Jadi, BNPB sebaiknya dilibatkan," tambahnya.

Sutopo juga menambahkan bahwa dengan dalam Undang-undang Penanggulangan Bencana, kegiatan besar seperti reklamasi tentu harus dibarengi dengan kajian risiko bencana, ancaman, kerentanan dan lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Regional
Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X