Din Syamsuddin: Perangi Teroris Jangan Pakai Cara Teroris

Kompas.com - 14/04/2016, 19:20 WIB
Din Syamsuddin sewaktu menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah KOMPAS.com/Sabrina AsrilDin Syamsuddin sewaktu menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah
|
EditorErlangga Djumena

SURABAYA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan, memerangi teroris tidak harus menggunakan cara kekerasan atau cara yang biasa digunakan teroris. Cara kekerasan dikhawatirkan justru akan menyuburkan bibit teroris di Indonesia.

"Menghukum teroris tanpa melalui prosedur hukum, akan menebarkan kebencian kepada calon teroris di sekitarnya. Karena itu jangan mencontoh apa yang dilakukan teroris kepada kita," katanya usai meresmikan Fakultas Kedokteran di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Kamis (14/4/2016).

Prinsip itu, kata Din, yang dipilih Muhammadiyah dalam mendampingi keluarga Siyono, terduga teroris asal Jawa Tengah yang tewas.

Dia meminta masyarakat tidak terjebak pada pemahaman bahwa Muhammadiyah mendukung aksi teroris.

"Muhammadiyah selalu mengecam tindakan terorisme. Sebab, hal itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama. Namun, perang melawan terorisme menurutnya tidak bisa dilakukan dengan cara-cara kekerasan," jelasnya.

 

baca juga: Yang Pintar Butuh Berjam-jam, yang Galau Butuh 30 Menit, yang Stres Cuma Butuh 3 Menit



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Dilarang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya Selama Libur Panjang

Regional
Fakta Bocah 12 Tahun Diperkosa 10 Orang, Hilang 3 Hari dan Depresi Saat Pulang ke Rumah

Fakta Bocah 12 Tahun Diperkosa 10 Orang, Hilang 3 Hari dan Depresi Saat Pulang ke Rumah

Regional
Fakta Foto Pengantin Pria Disebut Mirip Jokowi, Istri Kaget dan Tak Ada Rekayasa

Fakta Foto Pengantin Pria Disebut Mirip Jokowi, Istri Kaget dan Tak Ada Rekayasa

Regional
Ganjar Abaikan Surat Menaker soal Penentuan Upah, Ini Alasannya...

Ganjar Abaikan Surat Menaker soal Penentuan Upah, Ini Alasannya...

Regional
Kendaraan dari Jakarta Mendominasi Jalur Puncak

Kendaraan dari Jakarta Mendominasi Jalur Puncak

Regional
Modus Bantu Urus Pernikahan, Makcomblang Bawa Kabur Uang Pengantin

Modus Bantu Urus Pernikahan, Makcomblang Bawa Kabur Uang Pengantin

Regional
'Saya Kaget Lihat di Facebook, Banyak Orang Bilang Suami Saya Mirip Pak Jokowi'

"Saya Kaget Lihat di Facebook, Banyak Orang Bilang Suami Saya Mirip Pak Jokowi"

Regional
Ribuan Pengunjung Memadati Kawasan Wisata Malino

Ribuan Pengunjung Memadati Kawasan Wisata Malino

Regional
Dua Anggota Klub Motor Gede yang Aniaya Anggota TNI Sudah Ditahan dan Terancam 5 Tahun Penjara

Dua Anggota Klub Motor Gede yang Aniaya Anggota TNI Sudah Ditahan dan Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X