Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Kembali Tawuran, Bubar Setelah Diberi Tembakan Peringatan

Kompas.com - 13/04/2016, 16:06 WIB
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali terlibat saling serang di lapangan terbuka kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Sombaopu, Kanupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (13/04/2016). KOMPAS.com / ABDUL HAQMahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali terlibat saling serang di lapangan terbuka kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Sombaopu, Kanupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (13/04/2016).
|
EditorErlangga Djumena

GOWA,KOMPAS.com - Bentrok antar mahasiswa Universias Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali terjadi, Rabu, (13/4/2016) dan berujung dengan penangkapan salah seorang mahasiswa lantaran menggunakan busur panah dalam aksi tawuran ini.

Tawuran reda setelah sejumlah satpam dibantu polisi membubarkan aksi mahasiswa ini dengan tembakan peringatan.

Tawuran terbuka di tengah lapangan sepak bola sekaligus sebagai lahan pemisah antar gedung Fakultas Sains (Saintek) dan Teknologi dengan Fakultas Syariah dan Hukum ini bermula sari aksi penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang diduga dari Fakultas Saintek ke Fakultas Syariah dan Hukum.

Dengan menggunakan batu dan kayu. Mahasiswa saling serang meski dilerai oleh puluhan sekuriti kampus.

Bentrokan sekitar 30 menit ini berakhir setelah setelah sejumlah polisi berpakaian preman turun dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

Dalam peristiwa tersebut  tidak ada korban jiwa mau pun luka. Namun seorang mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum dibawa ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Gowa lantaran membawa busur panah dalam aksi tawuran.

Pihak kampus sendiri masih berupaya menemukan solusi serta mempertemukan kedua kubu yang bertikai.

"Kami akan mempertemukan masing_masing ketua Senat dan tidak ada kebijakan meliburkan aktifitas perkuliahan, kata Prof Dr. Sitti Aisyah, Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar.

Bentrokan tersebut diduga sebagai buntut dari bentrokan Selasa (12/4/2016) kemarin sekitar pukul 14.15 wita. (baca: Tawuran Antar-fakultas Kembali Pecah di UIN Alauddin Makassar )

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X