Kompas.com - 13/04/2016, 05:15 WIB
Ratusan personel polisi memasuki Lapas Tanjung Raja Ogan Ilir Sumsel. AMRIZA NURSATRIA/KOMPAS.comRatusan personel polisi memasuki Lapas Tanjung Raja Ogan Ilir Sumsel.

INDRALAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 13 orang napi dan 1 petugas lapas dinyatakan positif narkoba saat di lakukan tes urine di Lapas Tanjung Raja Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (12/4/2016).

Tes urine dilakukan bersamaan dengan razia yang digelar tim gabungan dari Ditres Narkoba Polda Sumsel, Polres Ogan Ilir dan personel TNI dari Kodim 0402 OKI-Ogan Ilir.

Sebanyak 200 personel tim gabungan itu datang dengan berjalan kaki dari Mapolsek Tanjung Raja yang berada di sebelah lapas. Sesampai di lapas, mereka langsung masuk dan menuju ke gedung yang menjadi tempat napi ditahan.

Di sana, tim melakukan pemeriksaan dan penggeledahan ke seluruh ruang sel napi. Tidak ada perlawanan dari pihak napi seperti dilakukan di tempat lain.

Dalam penggeledahan di ruang sel napi hanya ditemukan barang seperti plastik bening diduga sebagai alat kemasan sabu dan 1 butir pil ekstasi serta bong atau alat isap sabu.

Tidak mau menyerah, tim  terus melakukan penggeledahan di kantin lapas. Di sana, di dtemukan bungkusan terselip di antara lemari dan dan dinding kantin.

Saat diperiksa ternyata isinya ada timbangan digital, plastik bening dan sejumlah korek api gas. Mendapat temuan itu, tim kian gencar melakukan penggeledahan ke beberapa ruang pegawai lapas.

Saat penggeledahan di ruang pegawai lapas itu ternyata ditemukan satu paket sabu seberat 5,21 gram di salah satu sudut ruangan keamanan. Temuan itu langsung diamankan.

Tim juga melakukan tes urine terhadap petugas Lapas Tanjung Raja. Hasilnya didapati dua orang petugas lapas positif narkoba. Saat diperiksa, ternyata satu petugas tengah dalam pengobatan dan mengonsumsi obat yang mengandung zat narkoba.

Selain itu, 13 orang napi juga positif sabu saat dites urine. Semuanya langsung dibawa ke Polda Sumsel unttuk dilakukan pendalaman.

Direktur Reserse Narkotika Polda Sumsel Kombes Pol JA Timisela mengatakan, hasil temuan dari razia itu adalah 5,21 gram sabu, ponsel 10 buah, korek api gas 14 buah, pil ekstasi 1 butir warna biru alat timbang digital, obat kuat dan plastik bekas yang sudah digunakan.

Kombes JA Timisela menambahkan, hasil temuan itu akan ditindaklanjuti dengan memeriksa pihak-pihak yang diduga mengetahui keberadaan benda-benda tersebut.

“Akan kita lakukan pengembangan untuk mengetahui darimana asal narkoba yang masuk ke Lapas Tanjung Raja ini, dan siapa yang memasoknya,” katanya.

Razia itu sendiri berlangsung selama hampir lima jam, dari siang hingga petang.

Kompas TV BNN Gelar Razia Narkoba di Indekos Mahasiswa
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.