Kompas.com - 12/04/2016, 22:00 WIB
|
EditorErlangga Djumena

GOWA, KOMPAS.com - Dua kelompok mahasiswa dari dua fakultas yang berbeda kembali terlibat tawuran di Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sekitar pukul 16.15 wita Selasa, (12/04/2016).

Peristiwa tersebut dipicu oleh aksi penganiayaan yang dilakukan oleh 10 orang menggunakan penutup muka terhadap tiga mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi, Alur (20), Ariel (19), dan Andi (20).

Usai melakukan penganiayaan, para pelaku kemudian kabur ke Fakultas Syariah dan Hukum. Puluhan rekan korban yang tidak terima dengan penganiayaan tersebut kemudian menyisir Fakultas Syariah dan Hukum namun tidak menemukan pelaku penganiayaan dan kembali ke gedung fakultasnya.

Berselang lima menit kemudian, ratusan mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum menyerang gedung Fakultas Sains dan Teknomogi hingga tawuran massal tidak dapat terhindarkan.

Tawuran diwarnai aksi saling lempar batu ini berakhir setelah puluhan personel polisi tiba di lokasi dan membubarkan aksi tawuran ini.

"Ada pemukulan yang dilakukan OTK (orang tak dikenal) terhadap tiga mahasiswa akhirnya masing-masing fakultas tersinggung sehingga terjadi tawuran dan sudah kami amankan," ucap Aiptu Isyamsah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Kepolisian Resor (Polres) Gowa.

Guna mencegah tawuran berlanjut, kedua belah pihak melalui ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) kedua Fakultas melakukan perjanjian supaya masing-masing pihak menahan diri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perjanjian damai ini kemudian ini usia pada pukul 17.00 wita. Kedua kubu mahasiswa pun membubarkan diri.

"Kami sudah lakukan perjanjian dan apabila ada yang memulai maka akan mendapatkan sanksi yang berat,"  sebut Siti Aisyah Kara, Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X