Miliaran Rupiah Pangan Ilegal Disita dalam Penggeledahan Ruko di Bengkalis

Kompas.com - 12/04/2016, 13:45 WIB
Kepala BPOM RI Roy Sparringa (kedua dari kanan foto) dan Kepala Pusat Penyidikan BPOM RI Hendri Siswadi (kanan) pada konfrensi pers hasil operasi BPOM, di kantor BPOM RI, Jakarta. Selasa (12/4/2016). Kompas.com/Robertus BelarminusKepala BPOM RI Roy Sparringa (kedua dari kanan foto) dan Kepala Pusat Penyidikan BPOM RI Hendri Siswadi (kanan) pada konfrensi pers hasil operasi BPOM, di kantor BPOM RI, Jakarta. Selasa (12/4/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan penggeledahan di dua rumah toko (ruko), yang dijadikan gudang penyimpanan pangan ilegal di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Dalam penggeledahan itu, BPOM mengamankan miliaran rupiah produk pangan ilegal.

Penyitaan ini merupakan bagian dari operasi memberantas produk ilegal, termasuk pangan ilegal.

Kepala BPOM RI Roy Sparringa mengatakan, pada penggeledahan tersebut, pihaknya menyita pangan ilegal sebanyak 12 truk dengan nilai ekonomi mencapai Iebih dari Rp 6,3 miliar.

(Baca: BPOM DKI Minta Belasan Apotek Ditutup karena Jual Obat Penenang secara Bebas)

Operasi yang di dukung oleh Mabes Polri, NCB Interpol, Bea Cukai, dan polisi setempat itu merupakan bagian dari Operasi Opson V, yaitu operasi gabungan yang dikoordinasikan Interpol dengan target makanan dan minuman ilegal, palsu, serta kejahatan terorganisasi di balik perdagangan gelap.

"Kegiatan penggeledahan dan penindakan ini merupakan bagian dari operasi gabungan nasional yang dilaksanakan sesuai arahan Bapak Presiden untuk mengamankan produk Indonesia dan memberantas produk ilegal termasuk pangan ilegal," kata Roy, di Kantor Pusat BPOM, Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Roy, selain merugikan negara, produk ilegal berisiko terhadap kesehatan masyarakat karena tidak melalui evaluasi keamanan, manfaat, dan mutu oleh Badan POM.

Kepala Pusat Penyidikan BPOM RI Hendri Siswadi mengatakan, pihaknya masih mengejar dua pelaku kasus penyelundupan pangan ilegal di Bengkalis ini.

"Kami dari hasil investigasi dan ada dua tersangka di Bengkalis. Dua tersangka ini sudah disangka (ada) di luar negeri. Kita sudah berusaha melakukan pemanggilan," ujar Hendri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.