Puluhan Rumah Rusak Berat akibat Banjir di Kaur

Kompas.com - 12/04/2016, 11:17 WIB
EditorLaksono Hari Wiwoho

BENGKULU, KOMPAS.com - Puluhan rumah warga di Kecamatan Nasal dan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu, rusak berat akibat banjir bandang yang melanda wilayah itu pada Senin (11/4/2016) malam pukul 21.00 WIB.

"Tidak ada korban jiwa, tapi puluhan rumah warga Desa Suku Tiga rusak parah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur Dihan Bastari saat dihubungi dari Bengkulu, Selasa (12/4/2016).

Banjir itu akibat hujan deras yang terjadi di hulu Sungai Nasal. Air sungai meluap dan menerjang permukiman warga Desa Suku Tiga, Kecamatan Nasal, dan dua desa di Kecamatan Maje, yakni Desa Bakal Makmur dan Tanjung Baru.

Banjir dengan ketinggian 1,5 meter hingga 2 meter membuat sebanyak 50 unit rumah warga rusak berat dan 83 rumah rusak ringan di Desa Suku Tiga.

"Rusak berat karena dinding rumah warga jebol, sehingga isi perabotan rumah ikut tersapung banjir bandang," kata Dihan.

Menurut Dihan, pada saat kejadian, warga menyelamatkan diri ke rumah warga yang lokasinya lebih tinggi.

Adapun di Desa Bakal Makmur, sebanyak 15 rumah rusak ringan dan di Desa Tanjung Baru sebanyak 30 rumah rusak ringan.

BPBD setempat telah mendirikan dapur umum dan sudah menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir.

Kabupaten Kaur merupakan wilayah paling selatan Provinsi Bengkulu yang berbatasan dengan Provinsi Lampung. Butuh perjalanan empat hingga lima jam menggunakan kendaraan roda empat dari Kota Bengkulu untuk menjangkau wilayah ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X