Filipina Serang Abu Sayyaf, Keluarga Khawatir Sandera Jadi Korban

Kompas.com - 11/04/2016, 11:43 WIB
Orang tua Nahkoda Kapal Brahma 12 Peter Tonsen Barahama yang disandera Abu Sayyaf, di kediaman mereka di Manado, Sulawesi Utara. Kompas.com/Ronny Adolof BuolOrang tua Nahkoda Kapal Brahma 12 Peter Tonsen Barahama yang disandera Abu Sayyaf, di kediaman mereka di Manado, Sulawesi Utara.
|
EditorCaroline Damanik

MANADO, KOMPAS.com - Keluarga Peter Tonsen Barahama mengaku bersyukur sudah ada penyerangan yang dilakukan oleh militer Filipina terhadap Kelompok Abu Sayyaf. Namun, di sisi lain hal itu justru menimbulkan kekhawatiran.

Mereka khawatir, penyerangan itu bisa mengakibatkan para sandera ikut terbunuh. Kekhawatiran keluarga cukup beralasan karena menurut laporan media, kelompok Abu Sayyaf diserbu oleh militer Filipina di Pulau Basilan yang berada di selatan negara itu.

"Sebenarnya kami keluarga berterima kasih karena sudah ada usaha untuk pembebasan, tetapi di samping itu masih ada kekhawatiran jangan-jangan para sandera itu akan menjadi korban penyerangan," ujar Charlos Barahama, ayah Peter, Senin (11/4/2016).

Dalam pertempuran tersebut dikabarkan, sebanyak 18 tentara Filipina tewas, sedangkan 50 tentara lainnya terluka, dan 5 anggota Abu Sayyaf tewas.

(Baca juga: Pertempuran 9 Jam Lawan Abu Sayyaf, 18 Prajurit Filipina Tewas)

Menurut Charlos lebih baik pembebasan dilakukan lewat negosiasi dan kalau tidak berhasil agar segera dipenuhi saja permintaan mereka dengan membayar tebusan.

"Kami bukan keberatan, tapi waktu yang semakin panjang ini membuat kami sangat khawatir dan kecewa," ungkap Charlos.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka juga menyanyangkan karena hingga kini perusahaan tidak memberi informasi yang jelas. Keluarga sudah menghubungi beberapa kali, tetapi tidak ada jawaban sama sekali.

(Baca juga: Jusuf Kalla: Pemerintah Tak Akan Fasilitasi Pemberian Uang ke Abu Sayyaf)

 

Kompas TV "Keluarga Sangat Kangen, Sangat Rindu"



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X