"Saya Pakai Seragam, kalau Saya Emosi Berarti Saya Sama dengan Anak SMA Itu"

Kompas.com - 07/04/2016, 16:26 WIB
Panit Patwal Satlantas Polresta Medan Ipda Perida Panjaitan mengaku saat menghadapi Sonya yang mengaku anak jenderal, dirinya seolah-olah menjadi ibu yang mengarahkan anaknya untuk pulang KOMPAS.com/Mei LeandhaPanit Patwal Satlantas Polresta Medan Ipda Perida Panjaitan mengaku saat menghadapi Sonya yang mengaku anak jenderal, dirinya seolah-olah menjadi ibu yang mengarahkan anaknya untuk pulang
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MEDAN, KOMPAS.com - Ipda Perida Panjaitan, polisi wanita yang menghentikan konvoi siswi SMA di Medan, Sumatera Utara, Rabu (6/4/2016), tidak ingin menanggapi kemarahan para siswi tersebut dengan emosi.

Peristiwa itu menjadi buah bibir karena salah satu siswi yang memarahi Perida itu mengaku sebagai anak seorang jenderal polisi.

Tindakan Perida, yang tidak memberikan tilang kepada pengendara mobil yang digunakan untuk konvoi, itu dianggap sebagai ketakutan atas dengan ancaman turun jabatan yang diucapkan pelaku.

"Saya tidak takut dengan ancamannya, tapi saya sedang memakai seragam. Kalau saya emosi, berarti saya sama dengan anak SMA itu," kata Perida, Kamis (7/4/2016).

Alumni Akademi Kepolisian tahun 2013 itu mengaku bahwa saat itu dirinya bersikap seperti seorang ibu yang sedang mengarahkan anaknya untuk pulang, tidak berkonvoi di jalanan.

"Saya hanya menjalankan tugas, tidak pakai emosi, cuma mengarahkan saja supaya pulang," ujarnya.

Perida akhirnya membiarkan para siswi itu pergi dengan tetap mengendarai mobil mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Polresta Medan Komisaris Besar Polisi Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan akan segera memanggil siswi tersebut untuk meminta keterangan.

Para siswi tersebut melakukan konvoi untuk merayakan berakhirnya ujian nasional, Rabu kemarin. Setidaknya tujuh siswi menumpang mobil Honda Brio hitam BK 1428 IG dengan pintu belakang terbuka di Jalan Sudirman, Medan.

Ketika konvoi tersebut dihentikan oleh polisi, para siswi yang masih berseragam sekolah itu justru memarahi petugas lalu lintas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.