Curi Ikan di Perairan Indonesia, Tiga Kapal Berbendera Malaysia Diledakkan

Kompas.com - 05/04/2016, 16:17 WIB
Kapal berbendera Malaysia yang melakukan ilegal fishing setelah  diledakkan di perairan Langsa, Aceh, Selasa (5/4/2016) KOMPAS.COM/MASRIADIKapal berbendera Malaysia yang melakukan ilegal fishing setelah diledakkan di perairan Langsa, Aceh, Selasa (5/4/2016)
|
EditorErlangga Djumena

ACEH TIMUR, KOMPAS.com — Sebanyak tiga kapal berbendera Malaysia pelaku illegal fishing di perairan Indonesia, Selasa (5/4/2016), diledakkan di perairan Kuala Langsa.

Ketiga kapal itu ialah KM PKFB 1035 dengan GT 56,27, KM KHF 1959 GT 64,74, dan KM PKFB 669 GT 67,20.

Kapolda Aceh Irjen Husein Hamidi kepada sejumlah wartawan menyebutkan, sebelum kapal diledakkan, polisi air dan udara telah mensterilkan barang-barang yang ada di kapal. Hal tersebut untuk mencegah pencemaran akibat peledakan kapal itu.

"Semoga tindakan ini bisa menjadi efek jera untuk pelaku pencurian ikan sehingga mereka tidak lagi melakukan pencurian ikan umumnya Indonesia dan khususnya di perairan Aceh," kata Kapolda.

KOMPAS.COM/MASRIADI Tiga kapal berbendera Malaysia yang melakukan ilegal fishing sesaat sebelum diledakkan di perairan Langsa, Aceh, Selasa (5/4/2016)
Seperti diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, bekerja sama dengan Mabes Polri dan KSAL, menenggelamkan kapal asing yang melakukan penjarahan ikan di Indonesia.

Penenggelaman tersebut dilakukan di tujuh lokasi, yaitu di Langsa (3 kapal Malaysia), Belawan (1 kapal Malaysia), Batam (4 kapal Malaysia 1 Vietnam), Ranai (8 kapal Vietnam), Tarempa (2 kapal Vietnam), Pontianak (2 kapal Vietnam), serta Tarakan (2 kapal Malaysia).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X