Pesan Anies Baswedan untuk Anaknya yang Ikut Ujian Nasional

Kompas.com - 04/04/2016, 12:50 WIB
Menteri Pendidikan Anies Baswedan saat menghadiri Kompasianival 2015 Andri Donnal PuteraMenteri Pendidikan Anies Baswedan saat menghadiri Kompasianival 2015 "Indonesia Juara" di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2015).
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menuturkan bahwa salah satu putranya juga sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jakarta, Senin (4/4/2016).

Kemarin, sebelum berangkat ke Surabaya untuk sidak UNBK di SMU Hang Tuah I, dia mengaku sudah berpamitan dan menitip pesan.

"Nak, jadikan ujian besok sebagai bagian dari kesempatan belajar di sekolah," katanya.

Anies mengatakan, setiap orang punya cita-cita menjadi sukses. Namun perlu dipahami, bahwa kesuksesan itu adalah proses untuk terus menerus memperbaiki yang kurang.

"Lihat hasilnya untuk memperbaiki yang kurang," ucapnya.

Pesan tersebut juga disampaikan kepada peserta UNBK di SMU Hang Tuah I Surabaya. Menurut Anies, yang terpenting adalah percaya diri. Jika peserta percaya diri, maka soal ujian seberat apa pun bisa dilalui.

"Jangan panik jika ketemu soal sulit, soal lain masih ada yang lebih mudah untuk dikerjakan," tuturnya.

Di SMU Hang Tuah I Surabaya, ada 398 siswa yang mengikuti UNBK. Mereka dibagi dalam tiga sesi, masing-masing dua jam. Ujian digelar di aula sekolah yang beralamat di Jalan Ikan Lumba Luma nomor 27 Surabaya itu.

Saat sidak, Mendikbud Anies Baswedan didampingi Gubernur Jatim Soekarwo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Surabaya menjadi lokasi sidak Mendikbud saat pelaksanaan UNBK karena Surabaya dinilai sebagai kota percontohan penerapan UNBK.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X