Rentang 45 Hari, 61 Warga Desa di Tuban Meninggal Dunia

Kompas.com - 02/04/2016, 10:34 WIB
Warga Desa Karanglo memakamkan seorang warga yang meninggal, Jumat (1/4/2016). Surya/Iksan FauziWarga Desa Karanglo memakamkan seorang warga yang meninggal, Jumat (1/4/2016).
EditorErlangga Djumena

TUBAN, KOMPAS.com — Dalam rentang 45 hari di sebuah Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur, 61 penduduk meninggal dunia. Adapun penyebabnya bervariasi, mulai dari sakit, kecelakaan, dan usia tua. Rata-rata penduduk yang meninggal berusia 40 tahun.

Kepala Desa Karanglo Sunandar mengatakan,  tingginya angka kematian terjadi sejak pertengahan bulan Februari hingga 1 April 2016.

Dari data kematian tersebut, penyebab terbesar adalah karena sakit, yakni sebesar 80 persen, sedangkan 20 persen karena kecelakaan dan usia tua.

"Dari 80 persen karena sakit itu, 60 persennya kena penyakit paru-paru dan 20 persen kena stroke," ucap Sunandar saat ditemui di kantor Desa Kranglo, Jumat (1/4/2016).

Dia mengatakan, ketidaklaziman itu juga terjadi pada Sabtu (26/3/2016). Sehari itu, tiga warga meninggal sekaligus dan penyebabnya berbeda, dua meninggal pada pagi dan satunya lagi saat siang.

"Sejak banyak yang meninggal, Pak Mudin (pendoa) kebingungan mana dulu yang dihadiri," katanya.

Desa Karanglo memiliki 1.459 keluarga dan total 5.604 penduduk terdiri dari 2.892 laki-laki dan 2.712 perempuan dan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani.

Salah seorang warga Desa Karanglo, Gofur, mengaku kewalahan mengikuti tahlilan. Menurut dia, tetangganya yang meninggal jumlahnya banyak, sementara lokasi acara tahlilan berdekatan.

"Saya sampai kewalahan. Sejak banyak warga yang meninggal, saya ikut tahlilan usai isya sampai malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Berganti dari rumah ke rumah," ujar dia. (Iksan Fauzi)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X