Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/04/2016, 19:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

GOWA, KOMPAS.com - Seorang remaja berinisial IQ (16) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi bulan-bulanan warga lantaran tepergok mencuri uang ratusan ribu rupiah di salah satu toko setempat, Jumat (1/4/2016)..

Saat dimintai keterangan, remaja yang terikat dengan tali plastik ini mengaku mencuri uang untuk main game di warung internet (warnet).

Peristiwa yang terjadi di toko bahan bangunan milik Rusdi (30) di Dusun Bontoala, Desa Taeng, Kecamatan Pallangga ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, pelaku bersama dua rekannya berpura-pura membeli lem merk Fox.

Saat pemilik toko lengah lantaran mengambil lem yang dimaksud, pelaku dengan cepat mengambil uang di laci kasir korban. Setelah menggasak uang Rp 200.000, pelaku kemudian kabur, namun dapat dikejar oleh korban.

IQ ditangkap setelah terjebak di salah satu komplek perumahan berjarak 500 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah warga kemudian menghakimi pelaku dengan bogem mentah dan mengikat kedua tangannya dengan tali plastik.

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Pallangga yang tiba di TKP langsung menggelandang pelaku ke mapolsek bersama uang hasil curian sebagai barang bukti.

"Dia pura-pura mau beli lem sama temannya, ternyata saat saya ambilkan dia buka laci baru ambil uang," jelas Rusdi.

Saat diperiksa di kantor polisi, remaja dengan tato di lengan kanannya ini mengakui seluruh perbuatannya. Ia mencuri uang untuk digunakan bermain game di warnet.

Tak hanya itu, pelaku juga mengakui telah beberapa kali melakukan pencurian termasuk ternak ayam milik warga.

"Kalau di toko sudah tiga kali uangnya saya pakai untuk main game di warner," kata IQ.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengambangan, termasuk mengejar rekan pelaku yang kabur.

IQ sendiri bukan kali ini berurusan dengan pihak kepolisian dalam kasus yang sama.

"Masih dalam pengembangan dan pelaku ini sudah sering mencuri, bahkan sudah pernah ditangkap walaupun dia masih di bawah umur," papar Aiptu Suheri, kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Kanit SPKT) Polsek Pallangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.