Kompas.com - 01/04/2016, 17:46 WIB
Kapolri saat mencabut batang ganja yang di tanam di kawasan Gampong Lambada, Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar. Sebanyak 189 hektar ladang ganja berhasil dimusnahkan Polda Aceh yang tersebar di 23 titik di tiga kabupaten di Aceh dalam oeprasi Bersinar Rencong 2016.***** Daspriani Y Zamzami / Kompas.comKapolri saat mencabut batang ganja yang di tanam di kawasan Gampong Lambada, Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar. Sebanyak 189 hektar ladang ganja berhasil dimusnahkan Polda Aceh yang tersebar di 23 titik di tiga kabupaten di Aceh dalam oeprasi Bersinar Rencong 2016.*****
|
EditorFarid Assifa

ACEH BESAR, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh kembali memusnahkan ladang ganja seluas 189 hektar yang tersebar di 23 titik di Provinsi Aceh. Ladang ganja tersebut ditemukan dalam Operasi Bersinar Rencong 2016.

Pemusnahan ladang ganja ini juga diikuti oleh Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Datang menggunakan helikopter, Kapolri Badrodin Haiti ikut hadir sekaligus memimpin pemusnahan ladang ganja yang ditemukan di Gampong Lambada, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, pada Jumat (1/4/2016) pagi.

"Hari ini kita musnahkan ladang ganja sebanyak 189 hektar. Yang ada di 23 tempat, yang ada di tiga kabupaten, yaitu Aceh Besar, Gayo Lues, dan Nagan Raya," jelas Kapolri, Jumat (1/4/2016).

Menurut Kapolri, dari 189 hektar yang ditemukan, terdapat 765.000 pohon ganja, atau setara dengan 579 ton ganja. Ia menambahkan, ganja dari 189 hektar ladang tersebut bisa untuk dikonsumsi 100 juta lebih orang dengan asumsi satu orang mengisap lima gram ganja.

Badrodin mengatakan, narkoba menjadi ancaman serius bagi pemuda Aceh. Selain ganja, narkoba lainnya yang kini menjadi ancaman utama adalah sabu. Jalur pantai dan pesisir menjadi pintu masuk utama sabu yang didatangkan dari luar negeri.

“Kalau ganja Aceh dijualnya ke luar Aceh dengan harga tinggi, maka sabu masuk ke Aceh juga dengan mudah melalui jalur pesisir pantai. Ini menjadi ancaman hebat bagi kita. Makanya polisi menggelar operasi bersinar untuk memberantas peredaran narkoba,” ujar Kapolri.

Ia berharap, pemerintah dan masyarakat agar saling mengingatkan dan menjadi pengawas terhadap peredaran narkoba di daerah Aceh.

Dalam kunjungannya ke Lamteuba, Aceh Besar, Kapolri juga memberi apresiasi kepada warga yang tidak lagi bercocok tanam ganja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X