Kompas.com - 31/03/2016, 17:55 WIB
Ilustrasi: Kepolisian Daerah Aceh membakar tanaman ganja di kawasan Pegunungan Lamteuba, Aceh Besar, Sabtu (27/2/2016). Polisi menemukan 54 hektar ladang ganja di kawasan itu. Operasi pemusnahan dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidy didampingi Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charlian. KOMPAS.COM/DASPRIANI ZAMZAMIIlustrasi: Kepolisian Daerah Aceh membakar tanaman ganja di kawasan Pegunungan Lamteuba, Aceh Besar, Sabtu (27/2/2016). Polisi menemukan 54 hektar ladang ganja di kawasan itu. Operasi pemusnahan dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidy didampingi Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charlian.
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Reinhard Silitonga didampingi Kapolres Madina AKBP Andre Setiawan berjalan kaki menuju pegunungan Tor Sihite, Desa Rao-rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Tujuannya memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) berdasarkan pengembangan penyidikan tersangka Arsan Batubara (22), warga Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina, yang tertangkap pada Senin (28/03/2016) kemarin karena narkoba.

"Penemuan ladang ganja ini berdasarkan hasil pengembangan penyidikan Polres Madina terhadap tersangka Arsan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf, Kamis (31/3/2016).

Menurut Helfi, tersangka mengaku memiliki ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, Desa Rao-rao Dolok, Madina.

Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Madina langsung melakukan cek TKP dan ditemukan 4.000 pohon ganja di tanah seluas 4 hektar.

"Setelah kita cek TKP, kita temukan ladang ganja seluas sekira empat hektar. Umur pohon ganja itu diperkirakan empat bulan. Selanjutnya kita lakukan penyisiran dan pencabutan tanaman tersebut lalu dimusnahkan dengan cara dibakar," jelasnya.

Sebelum dimusnahkan, 100 pohon ganja disita untuk barang bukti dan proses penyidikan lebih lanjut.

Helfi mengatakan, tersangka telah melanggar UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkoba.

"Tersangka terancam hukuman di atas lima tahun penjara," tegas Helfi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X