Kompas.com - 30/03/2016, 21:46 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

BUTON, KOMPAS.com – Anggota Komisi II DPR RI, Amirul Tamin, akan meminta pemerintah untuk mengangkat pegawai tidak tetap (PTT) atau tenaga honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Fakta temuan di daerah, tenaga PTT ini masih sangat dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya kira itu (mendesak), apalagi sesuai dengan visi Pak Jokowi, negara harus hadir. Berarti pemerintah harus bertanggung jawab, khususnya terkait pelayanan-pelayanan medis terhadap masyarakat," kata Amirul dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/3/2016).

"Negara harus hadir, bagaimana caranya, jadikan dulu mereka menjadi pegawai PNS sehingga mereka betah dan kita tuntut agar memberikan pelayanan yang lebih maksimal," tambahnya.

Ia mengatakan, jumlah tenaga medis dan penduduk yang harus dilayani masih belum berimbang.

Pelayanan medis hanya dilayani beberapa tenaga-tenaga yang sudah berstatus organik dan didukung tenaga yang non-organik yang masih status PTT.

"Tadi kita dapatkan itu, pelayanan tenaga medis masih 50 persen dari seharusnya. Ini masih sangat dibutuhkan tenaga medis. Ini menjadi bahan nanti kita diskusikan dengan Kemenpan agar moratorium atau bagaimana pengangkatan pegawai dapat di prioritaskan, khusus tenaga medis dan tenaga lainnya," ujarnya.

Politisi PPP itu mempersoalkan adanya aturan pengangkatan PNS sampai usia maksimal 35 tahun. Padahal ada beberapa PTT yang usianya sudah di atas 35 tahun dan sudah bertahun-tahun mengabdi sebagai honorer.

"Regulasi kita masih bisa menambah, bila kita kaitkan dengan fakta-fakta di lapangan untuk meningkatkan pelayanan. Kita akan mencari solusinya bagaimana membuat regulasi agar mereka ini bisa terangkat," ucap Amirul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Regional
Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Regional
Bupati Jekek: Dengan 'Telunjuk Sakti' Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Bupati Jekek: Dengan "Telunjuk Sakti" Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Regional
Zona Blok Masela dan Potensi 'Provinsi Prisai' Indonesia

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Regional
Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Riau Lampaui Target Investasi, Gubri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun Infrastruktur

Regional
Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Pemprov Riau Hibahkan 3 Unit Eks Venue kepada UIR

Regional
Cianjur: Build Back Better

Cianjur: Build Back Better

Regional
Lepas Ekspor Sarden Banyuwangi ke Australia Senilai 2,7 Juta Dollar AS, Mendag Zulkifi: Kita Patut Bangga

Lepas Ekspor Sarden Banyuwangi ke Australia Senilai 2,7 Juta Dollar AS, Mendag Zulkifi: Kita Patut Bangga

Regional
Upaya Dinkes Jawa Barat Mewujudkan Zero Stunting

Upaya Dinkes Jawa Barat Mewujudkan Zero Stunting

Regional
BERITA FOTO: Tangis Pilu Deden, Anak dan Istrinya Tewas Tertimbun Longsor

BERITA FOTO: Tangis Pilu Deden, Anak dan Istrinya Tewas Tertimbun Longsor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.