Pengunjung dan Pedagang Pasar Panik Saat Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam

Kompas.com - 26/03/2016, 12:25 WIB
Pengerebekan judi sabung ayam di kawasna pasar Mapilli Polewali mandar yang juga berada persis di depan kantor desa setempat digerebek petugas. KOMPAS.ComPengerebekan judi sabung ayam di kawasna pasar Mapilli Polewali mandar yang juga berada persis di depan kantor desa setempat digerebek petugas.
|
EditorFidel Ali

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Para pelaku sabung ayam kian nekad. Setelah markas perjudian mereka terus dibakar dan pelakunya ditangkapi petugas di berbagai kawasan hutan di Polewali Mandar, tak membuat para pelaku jera. Mereka kini malah nekad menggelar sabung ayam di kawasan pasar yang disesaki pengunjung.

Penggerebekan yang diwarnai gemuruh suara tembakan peringatan petugas di pasar mapilli Polewali Mandar, sabtu (26/3), tak hanya membuat pelaku kocar kacir dan bersembunyi di kios-kios pasar, ratusan warga yang tengah berbelanja kebutuhan pokok ikut kaget dan berhamburan mendengar suara tembakan petugas.

Pengunjung dan pedagang pasar tradisional Mapilli di Polewali Mandar yang tengah dipadati pengunjung tampak kocar kacir saat mendengar suara tembakan petugas yang terlibat aksi kejar-kejaran dengan pelaku judi sabung ayam yang melarikan diri ke tengah kios dan pedagang.

Aparat kepolisian yang telah mengintai para penjudi sabung ayam sejak pagi dari dalam mobil langsung berlarian saat melihat kedatangan petugas. Aksi saling kejar-kejaran antara polisi dengan para pelaku judi yang berusaha melarikan diri di tengah keramaian pasar sambil melepaskan tembakan berkali kali tak membuat langkah seribu para pelaku terhenti.

Para pelaku justru memanfaatkan keramaian pengunjung pasar dan kepanikan warga untuk mengecoh dan lolos dari sergapan polisi.

Tak hanya para pelaku judi kocar kacir saat digerebek petugas, sejumlah pedagang dan pengunjung pasar pasar yang tidak tahu menahu masalah ikut panik saat mendengar suara tembakan.

Meski mayoritas pelaku berhasil kabur di tengah kerumunan pengunjung pasar, namun tiga pelaku yang tengah bersembunyi di toko dan kios pedagang berhasil dibekuk polisi bersama sejumlah barang bukti.

Para petugas tak kesulitan mengenali wajah para pelaku judi sabung ayam ini lantaran mereka sebagain besar adalah pelaku lama.

Sejumlah saksi di lokasi mengatakan perjudian sabung ayam secara terbuka di kawasan pasar ini digelar setiap hari pasar termasuk hari Sabtu menjelang libur akhir pekan. Untuk mengelabui petugas para pelaku terlebih dahulu mengumpulkan taruhan di lokasi pasar, di saat seluruh taruan terkumpul ayam sabung tersebut kemudian dibawa ke lokasi yang sepi dan kemudian diadu.

Yang paling miris, perjudian terbuka di depan ribuan pengunjung pasar ini justru berlangsung aman di depan kantor desa setempat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Regional
Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Regional
Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Regional
Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Regional
BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Regional
Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Regional
Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Regional
Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Regional
Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Regional
Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video 'Hancurkan Risma' Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video "Hancurkan Risma" Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Regional
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X