"Terima Kasih Pak Presiden, Keputusan Tepat untuk Blok Masela"

Kompas.com - 23/03/2016, 15:52 WIB
Gubernur Maluku Said Assagaff saat meninjau uji coba pengoperasian Jembatan Merah Putih di Ambon, Kamis (3/3/2016) KONTRIBUTOR KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku Said Assagaff saat meninjau uji coba pengoperasian Jembatan Merah Putih di Ambon, Kamis (3/3/2016)
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com — Keputusan Presiden Joko Widodo yang menetapkan pembangunan kilang pengolahan blok gas Masela dilakukan secara onshore atau di darat diapresiasi oleh Gubernur Maluku Said Assagaff.

Said mengatakan, keputusan yang diambil Presiden Joko Widodo sudah sangat tepat demi menyejahterakan seluruh masyarakat di Maluku.

"Saya setuju dengan keputusan itu karena keputusan Presiden sangat menguntungkan masyarakat Maluku," kata Said, Rabu (23/3/2016).

Dia mengatakan, dengan diputuskan pengelolaan Blok Masela di darat, secara otomatis, infrastruktur pendukung harus segera dibangun. Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Maluku juga telah meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertambangan dengan menyekolahkan para sarjana putra daerah untuk menimba ilmu di bidang pertambangan.

"Sumber daya manusia harus juga disiapkan dan itu sedang dilakukan saat ini," ujarnya.

Keputusan Presiden terkait pengelolaan blok gas Masela ini juga diapresiasi masyarakat Maluku dari berbagai latar belakang melalui jejaring media sosial.

"Terima kasih pak presiden!!! Keputusan yang tepat untuk pengelolaan blok masela di darat," tulis Amrullah Usemahu di akun Facebook-nya.

"Keputusan presiden terkait pengelolaan blok masela telah menyelamatkan masa depan masyarakat Maluku dari bayang-bayang penderitaan," tulis pemilik akun Facebook lainnya, Remon.

Sebelumnya, pembangunan Blok Masela, antara di darat dan laut, menjadi pro dan kontra di kalangan internal pemerintahan.

Kementerian ESDM dan SKK Migas merekomendasikan agar kilang pengolahan gas dibangun di laut (offshore), sedangkan Kemenko Kemaritiman dan Sumber Daya mengusulkan pembangunan di darat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X