Kompas.com - 23/03/2016, 07:36 WIB
Walikota Bandung Ridwan Kamil di rumah dinas, Senin (29/2/2016) Kompas.com/WisnubrataWalikota Bandung Ridwan Kamil di rumah dinas, Senin (29/2/2016)
|
EditorErlangga Djumena
BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut menyimak konflik angkutan massal yang terjadi di Jakarta. Dia berharap, kondisi serupa tak merembet ke Bandung.

"Intinya di Bandung semuanya kita duduk, ngobrol, silaturahmi, cari solusi, saya sebagai Wali Kota sangat terbuka," ucap Emil, sapaan akrabnya di Rumah Dinasnya, Jalan Dalemkaum, Selasa (22/3/2016) malam.

Untuk menghindari aksi anarkis, Emil membuka tangan bagi para pihak yang ingin berdiskusi soal polemik penolakan angkutan online.

"Banyak masalah yang bisa diselesaikan di Pendopo. Buat apa aksi anarkis, kan mau menyampaikan pesan, sekarang kan pesannya mau disampaikan kecuali kalau pesan tidak sampai," ujarnya.

Pada prinsipnya, kata Emil, Pemkot Bandung tetap berpijak pada aturan yang ada. Dia pun berharap pemerintah pusat segera mengambil sikap agar meredam aksi serupa di daerah lainnya.

"Di Bandung mah sudah jelas Uber itu dilarang selama legalitasnya belum ada. Kalau buat kepala daerah mah sesuai prosedur hukum. Tidak boleh berusaha tanpa ada legalitas," tuturnya.

Emil juga prihatin terhadap kejadian di Jakarta tersebut. Belajar dari kondisi di Jakarta, dia mengaku akan tetap menjaga komunikasi dengan para pengusaha angkutan massal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya memprihatinkan dan berupaya menjaga komunikasi. Masalahnya kalau di Bandung populasi taksi tidak semasif di Jakarta itu bedanya. Tapi apa yang terjadi di Jakarta jadi perhatian kita di Bandung," ungkapnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.