Kompas.com - 22/03/2016, 08:11 WIB
|
EditorErlangga Djumena
MAGELANG, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang mendukung upaya budidaya tanaman lidah buaya (aloevera) yang diinisiasi Pemerintah Kota Magelang.

Mereka langsung menyetujui  anggaran Rp 650 Juta ketika Pemkot Magelang mengajukan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut.

Waluyo, Ketua Komisi B DPRD Kota Magelang menuturkan bahwa lidah buaya dahulu dianggap sebagai tanaman yang "biasa" saja. Namun kini mulai diperhitungkan setelah masyarakat mengetahui ragam manfaatnya.

"Setahun lalu diusulkan ke dewan dan kami sambut positif. Ada anggaran sekitar Rp 650 juta untuk membudidayakan lidah budaya. Kami berharap usaha ini benar-benar serius," kata Waluyo, Senin (21/3/2016).

Menurut Waluyo, dibandingkan kampung organik, budidaya lidah buaya lebih efektif. Selain tanamannya dapat berusia hingga 12 tahun, juga memiliki beragam manfaat dan dicari banyak orang.

Dia juga tidak mengkhawatirkan pasaran lidah buaya ke depan karean sudah ada pengusaha di Kulonprogo, DIY, dan Bogor yang siap menampung hasil budi daya lidah buaya Kota Magelang.

Untuk mendukung program ini, pihaknya sudah meminta kepada semua anggota Komisi B untuk ikut mengawal kegiatan ini. Setidaknya melihat hasil kegiatan selama tujuh bulan kedepan.

"Jangan dilepas begitu saja, tapi harus dikawal dan dibimbing. Mudah-mudahan sukses sesuai harapan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Dispeterikan) Kota Magelang, Sri Retno Murtiningsih memaparkan bahwa sebagai tahap awal, pihaknya mengadakan pelatihan budidaya lidah buaya kepada warga.

Pelatihan yang digelar di Kebun Bibit Hortikultura, Kota Magelang, itu diikuti setidaknya 90 orang yang berasal dari perwakilan tiga kecamatan dan orang yang ingin serius berbudidaya lidah buaya.

"Tahun 2015, kami sudah dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Responnya sangat positif dan sekarang mereka diajak untuk mengikuti pelatihan. Materi dari aneka manfaat lidah buaya, cara menanam, prospek usaha, hingga cara memasarkannya," jelas dia.

Sri menyebutkan, peserta pelatihan, tidak hanya mengikuti pelatihan saja, tapi juga akan diajak untuk menengok langsung kesuksesan usaha budi daya lidah buaya di Bogor. Pihaknya juga mendatangkan akademisi dari UGM dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) untuk melatih peserta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.