Bupati Bengkulu Selatan Akan Ambil Alih Lahan yang Dikuasai Perkebunan Sawit

Kompas.com - 21/03/2016, 11:12 WIB
Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud KOMPAS.com/FIRMANSYAHBupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud
|
EditorErlangga Djumena
BENGKULU, KOMPAS.com - Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud menegaskan daerahnya tertutup untuk perkebunan baru kelapa sawit dan memfokuskan pada areal persawahan.

"Saya akan ambil langkah memperbanyak areal persawahan, irigasi, tapi tidak untuk perkebunan skala besar kelapa sawit," kata Dirwan, Senin (21/3/2016).

Untuk itu, ia akan melakukan evaluasi terhadap ribuan hektar lahan yang masih dikuasai  perkebunan kelapa sawit.

"Saya akan ambil alih semua lahan yang dikuasai perkebunan kelapa sawit di daerah saya. Banyak perusahaan perkebunan di daerah ini melanggar," tegasnya.


Adapun bentuk pelanggaran itu meliputi, perusahaan beroperasi tanpa mendahulukan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), tidak mengalokasikan plasma untuk masyarakat seperti teramanatkan dalam UU, berkonflik pada masyarakat, serta tidak menghormati tenaga kerja.

Selain itu ia juga menyadari kelapa sawit secara massif dapat merusak lingkungan dengan mengeringnya sumber mata air, dan tandusnya lahan.

Ia mengatakan, ribuan hektar lahan dikuasai perkebunan kelapa sawit itu akan dibagikan pada masyarakat supaya bisa dilakukan budidaya lain seperti jahe merah, dan ketela pohon.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X