Kompas.com - 21/03/2016, 09:39 WIB
Singih Susilo (kanan) menaiki sepeda bambu buatannya, didampingi Burhanudin, warga Kashmir, India yang belajar desain bambu, di Temanggung, Minggiu (20/3/2016) KOMPAS.com/NAZAR NURDINSingih Susilo (kanan) menaiki sepeda bambu buatannya, didampingi Burhanudin, warga Kashmir, India yang belajar desain bambu, di Temanggung, Minggiu (20/3/2016)
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com – Kisah sukses berusaha ternyata tidak saja muncul di perkotaan. Di sebuah desa kecil di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Singgih Susilo merintis usaha sepeda bambu. Produknya diburu oleh konsumen dari berbagai negara.

Singgih Susilo saat ini tinggal di Desa Kandangan, Kabupaten Temanggung. Dia alumnus program desain Institut Teknologi Bandung. Peruntungannya membuat sepeda bambu dilihat dari banyaknya potensi bambu yang ada di wilayahnya.

Bambu yang ada di desa banyak dijual dengan harga murah. Padahal, jika dipoles sedikit saja bisa menghasilkan nilai jual tinggi.

“Warga jual pring (bambu) itu maksimal 50.000 satu bambu. Padahal untuk ukuran yang sama bisa saya buat beberapa rangka sepeda dengan minimal harga Rp 3,5 juta,” kata Singgih, Minggu (20/3/2016).

Usaha sepeda bambu ditekuni sejak dia memutuskan kembali ke desa. Dari satu batang bambu Petung misalnya, dia mampu membuat lima hingga enam rangka sepeda. Harga bambu yang maksimal 50.000 bisa dijual dengan harga sampai Rp 60 juta.

Bagi Singgih, sepeda bambu merupakan ekspresi dari kekayaan alam desa yang tidak henti-hentinya bisa dieksplorasi. Seluruh potensi bisa dikembangkan dipoles dengan harga yang lebih baik.

Sebelum membuat sepeda bambu, Singgih juga mencoba peruntungan membuat Radio Kayu yang dikembangkan dari ide semasa kuliah. Lantaran harga relatif tinggi, ia pun membeli radio bekas dan diotak-atik sendiri.

“Radionya saya bongkar pasang. Kemudian berkembang hingga radio sampai diterima Rahmad Gobel,” kata dia.

Sepeda bambu merupakan produk yang relatif ramah lingkungan.

Di desa itu pun banyak tersebar pohon pinus dan bambu petung. Namun demikian, keterbatasan skill membuat sepeda ini diproduksi secara terbatas.

Sejauh ini, baru 80 sepeda bambu yang diproduksi yang telah dijual di pangsa internasional. Berbagai desain bambu sentuhan Singgih juga dipakai di acara bertaraf internasional.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.