"Earth Hour" #IniAksiPontianak Dipusatkan di Masjid Raya Mujahidin

Kompas.com - 19/03/2016, 23:58 WIB
Suasana selebrasi Earth Hour yang diselenggarakan di halaman Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalbar (19/3/2016) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANSuasana selebrasi Earth Hour yang diselenggarakan di halaman Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalbar (19/3/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PONTIANAK, KOMPAS.com - Puncak selebrasi aksi kampanye global Earth Hour 2016 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dipusatkan di halaman Masjid Raya Mujahidin, Sabtu (19/3/2016).

Sejak diselenggarakan pertama kali di Pontianak pada tahun 2012, Earth Hour Pontianak sudah menggelar beberapa aksi yang dilakukan secara berkelanjutan. Baik itu aksi menjelang, maupun setelah selebrasi dilakukan.

"Aksi nyata ini berkelanjutan, tidak hanya pada puncak Earth Hour saja, tapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Koordinator Earth Hour Pontianak Munaweroh, Sabtu (19/3/2016).

Sejumlah aksi yang dilakukan di antaranya penanaman pohon, restorasi mangrove, bersih sampah, kampanye ke sekolah dan ruang publik, serta kunjungan ke beberapa media radio dan televisi.

Aksi-aksi kampanye yang dilakukan mengusung isu penghematan energi dan air, daur ulang kertas, hemat kertas, bersepeda, diet plastik (#PlastikTakAsyik), dan #BeliYangBaik.

"Di tahun kelima ini, kami mengangkat tema #IniAksiPontianak. Kami ingin menunjukkan bahwa ini aksi kita dalam upaya menahan laju perubahan iklim, tidak hanya pada saat perayaan Earth Hour saja, tapi setelah dan seterusnya menjadi gaya hidup, sesuai tanda '+' pada logo Earth Hour," kata Munaweroh.

Berbagai duukungan datang dari berbagai pihak, baik pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pemerintah Kota Pontianak, dan swasta.

Selain itu, puluhan komunitas pendukung, seperti Oikosnomos, Klentank Klentunk, HGC, GSK, Forum Anak Kota Pontianak, 1000 Guru Kalbar, serta band indie Pontianak juga terlibat dalam mensukseskan Earth Hour 2016 di Kota Pontianak.

Manager Program WWF Indonesia-Kalimantan Barat Albertus Tjiu mengatakan, pelaksanaan Earth Hour di dunia memasuki tahun kesepuluh dengan tema "Shine a Light on Climate Action".

Tema ini bermaksud mengajak seluruh lapisan masyarakat yang ada di dunia untuk melakukan aksi nyata untuk perubahan iklim melalui perayaan Earth Hour dengan simbolisasi mematikan lampu 1 jam pada pukul 20.30–21.30 waktu setempat.

"Kami berharap, partisipasi akan terus bertambah dari masyarakat Kota Pontianak khususnya, dan Kalimantan Barat pada umumnya, sehingga kita bersama-sama bisa mengubah perubahan iklim untuk kehidupan di bumi yang lebih baik," papar Albertus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X