Niat Menolong, Malah Dirampok

Kompas.com - 19/03/2016, 19:16 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MEDAN, KOMPAS.com - Perbuatan baik tak selalu berakhir dengan baik pula. Inilah yang dirasakan kakak-beradik Arwendi (17) dan Aldo (15).

Keduanya terpaksa pulang ke rumah mereka di Jalan Sidomulyo Pasar 9 Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, dengan berjalan kaki. Sepeda motor BK 6664 ABK yang mereka kendarai dirampas dua perampok.

Di kantor Polsekta Percur Sei Tuan, keduanya mengatakan bahwa pelaku berpura-pura meminta tolong.

Ceritanya, mereka berdua selesai membeli minyak di Sei Rotan dengan mengendarai Yamaha Jupiter Z. Keduanya pulang melewati Jalan Jati Luhur.


Dalam perjalanan, mereka melihat ada dua orang tak dikenal yang mengatakan baru saja dirampok.

"Kami kasihan, jadinya berhenti. Nengok, siapa tau ada yang bisa dibantu. Tiba-tiba satu pelaku nepuk pundakku, terus minta diantarkan ke Jalan Benteng Hilir, Tembung," kata Arwendi, Sabtu (19/3/2016).

Korban merasa terhipnotis dan menuruti permintaan pelaku. Korban bahkan bersedia disuruh pelaku membeli nasi ke sebuah warung dengan berjalan kaki.

Aldo yang menunggu kakaknya kembali dari membeli nasi diminta pelaku agar mengantarkan mereka ke Sekolah Prayatna, Jalan Letda Sujono.

"Di depan sekolah ini aku diturunkan. Katanya, 'Tunggu bentar abangmu yang beli nasi.' Terus pergi orang itu bawa keretaku (motor). Sudah enggak nampak lagi orang itu, baru sadar aku," ucap Aldo.

Kepala Polsekta Percut Sei Tuan Komisaris Polisi Lesman Zendrato membenarkan ada korban perampokan sepeda motor dengan modus hipnotis. "Laporannya sudah kita terima dan saksi korban masih dimintai keterangannya," kata Lesman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X