Aher Alihkan Dana Desa untuk PON

Kompas.com - 18/03/2016, 20:10 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan KOMPAS.com/Rio KuswandiGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
|
EditorErlangga Djumena
BANDUNG, KOMPAS.com – Tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalihkan dana bantuan desa untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena itu, untuk tahun ini dana bantuan desa dari Pemprov Jabar sebesar Rp 100 juta per desa dihilangkan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjelaskan, dana bantuan desa diberikan rutin per tahun sejak 2013 sebesar Rp 100 juta per desa. Dengan jumlah desa di Jabar 5.319, maka dana yang biasanya dikeluarkan Pemprov untuk bantuan desa mencapai Rp 530,19 miliar.

“Besar setengah triliun lebih. Kalau Rp 50 miliar, kita sabetlah,” tutur Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Jumat (18/3/2016).

Aher mengungkapkan, dana tersebut dialihkan ke PON karena beban provinsi untuk penyelanggaraan PON besar, mencapai Rp 2,3 triliun.  Ia menyebut, Pemprov Jabar tidak memiliki dana, akhirnya dana desa dialihkan ke PON dengan berbagai pertimbangan.

“Mengapa kita berani berhentikan dulu dana desa? Karena dana desa dari pusat naik. Kalau tahun lalu (2015) Rp 300 juta ditambah dari provinsi Rp 100 juta jadi Rp 400 juta, tahun ini dana dari pusat saja Rp 700 juta,” ucapnya.

Dengan hitung-hitungan kasar saja sudah terlihat, meski Pemprov Jabar tidak memberikan bantuan untuk desa tahun ini, dana yang diterima desa sudah naik.

“Kita ingin membangun keseimbangan. Kita tidak mungin membangun dari dana kesehatan dan pendidikan. Karena itu kami ambil dari dana desa,” tuturnya.

Aher mengungkapkan, dana desa akan kembali diberikan tahun depan. Bahkan jika ada anggaran dalam APBD perubahan 2016, maka pendanaan yang akan diprioritaskan adalan dana bantuan desa.

Selain itu, desa tidak perlu khawatir, karena dana bantuan dari pusat sebesar Rp 700 juta mulai cair April ini.

“Ini tugas negara dua-duanya. PON juga harus sukses, pembiayaan cukup besar untuk venue maupun infrastruktur. Dengan segala maaf, terpaksa (dialihkan) karena dananya tidak ada dipakai untuk PON, maka dana desa tahun ini dihentikan sementara,” katanya.

Pernyataan Aher tersebut menjawab keluhan kades maupun kuwu di wilayah Jabar. Dalam pertemuan di Sabuga, sejumlah kepala desa di berbagai wilayah mengeluhkan dana bantuan desa provinsi yang tidak cair tahun ini.

“Saya berharap dana bantuan desa tetap cair pak,” ungkap salah satu perwakilan desa saat berdialog dengan Aher.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X