Calon Pengantin Sejenis di Wonosobo Sempat Ajukan Izin ke KUA dan Ditolak

Kompas.com - 17/03/2016, 18:28 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com — Sebelum pernikahan sejenis digagalkan polisi, calon mempelai ternyata mengajukan izin nikah ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kepil, Wonosobo, Jawa Tengah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Jawa Tengah Ahmadi mengatakan, KUA Kepil telah menolak permohonan tersebut karena identitas kelamin kedua calon pengantin sama.

"Setelah diperiksa, ternyata identitas kelaminnya sama. Jadi, kami tolak, dan itu belum terjadi pernikahan, baru rencana izin menikah," kata Ahmadi kepada Kompas.com, Kamis (17/3/2016).

Menurut Ahmadi, KUA menolak karena Budi Sutrisno (27) alias Andini dan Didik Suseno sudah menunjukkan gelagat tidak beres saat datang. Sepatutnya, sesuai Undang-Undang Perkawinan, pernikahan di Indonesia dilakukan antara laki-laki dan perempuan.

"Ini tidak. Ini jenis kelamin yang sama. Makanya, izinnya langsung ditolak untuk dicatatkan," kata Ahmadi.

Meski demikian, kedua orang tersebut tetap melanjutkan rencana pernikahan.

Rencana itu diketahui masyarakat setempat sehingga tokoh masyarakat dan aparat keamanan bergerak ke lokasi pernikahan.

Polisi akhirnya menggagalkan upaya rencana tersebut sehingga pernikahan sejenis ini tidak jadi terlaksana.

(Baca: Polisi Wonosobo Gagalkan Pernikahan Sejenis, Calon Mempelai "Wanita" Menangis)

Nekat

Ahmadi menilai bahwa rencana pencatatan pernikahan sejenis melalui KUA itu tergolong nekat. Pihak yang mengajukan permohonan pun sadar bahwa pernikahan sejenis tidak diatur dalam konstitusi.

"Dulu, di Boyolali itu cuma tasyakuran, itu sudah ramai. Sekarang, mereka agak nekat lagi, meski tertolak karena setelah diperiksa, jenis kelaminnya sama," kata dia.

Secara terpisah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan bahwa pernikahan sejenis tidak lazim di negara Indonesia. Ia meminta agar warganya tidak latah ikut-ikutan budaya negara lain dengan melakukan hal tersebut, apa pun alasannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.