Kompas.com - 17/03/2016, 11:30 WIB
|
EditorFarid Assifa
AMBARAWA, KOMPAS.com - Sejumlah wilayah penghasil cabai di Kabupaten Semarang mengalami gagal panen akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di bulan Februari lalu. Akibatnya, cabai langka di pasaran dan harganya naik dua kali lipat.

Di Desa Baran, Kecamatan Ambarawa, ratusan hektar tanaman cabai rusak akibat serangan hama penyakit dampak dari intensitas hujan yang cukup tinggi bulan lalu.

Cabai yang dihasilkan layu dan kering sebelum sempat dipanen. Sedangkan yang bisa diselamatkan pun hasilnya tak maksimal.

Meski demikian, harga cabai di tingkat petani ini mencapai Rp 30.000 per kiogram.

"Kena pathek (penyakit tanaman cabai), karena curah hujannya terlalu tinggi. Banyak yang gagal panen, rata-rata kena pathek semua," kata Danang Sudaryanto, salah satu petani di Desa Baran, Kamis (17/3/2016).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang, Urip Triyoga mengimbau agar para petani segera mengganti tanaman cabai yang terserang penyakit. Sebab, jika tak segera diganti, dikhawatirkan penyakit pada tanaman cabai akan menyebar ke tanaman yang sehat.

"Kalau diobati sudah tidak efisien lagi, akhirnya kita coba radikasi yang virus kuning tersebut. Kemudian yang lainnya kita arahkan untuk drainase, jadi jangan sampai (lahan tanaman cabai) itu terlalu lembab," ungkap Urip.

Harga naik dua kali lipat

Sementara itu, akibat pasokannya berkurang, secara oomatis harga cabai di pasaran naik hingga dua kali lipat. Jika sepekan lalu, harga cabai merah masih di kisaran Rp 20.000 per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Demikian juga dengan cabai rawit, cabai rawit merah dan cabai hijau juga dijual dalam kisaran harga yang sama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.