Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/03/2016, 10:05 WIB
EditorCaroline Damanik
JOMBANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan meminta pondok pesantren ikut berpartisipasi aktif memberantas peredaran narkoba. Pasalnya, menurut Luhut, bahaya narkoba sudah sangat besar.

"Bahaya narkoba besar dan tidak ada ukuran agama, muda, tua, orang biasa. Tidak usah kaget jika ada pejabat yang terkena. Saya titip supaya semua bisa antisipasi penyalahgunaan narkoba," katanya saat mengunjungi Pondok Pesantren Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (16/3/2016) malam.

Dia menyayangkan adanya pejabat yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Seperti kasus yang baru terungkap oleh BNN yang menggerebek rumah pribadi Bupati Ogan Ilir (OI) AW Nofiadi dan dari hasil tes urine ternyata positif mengandung narkoba. Bahkan, adanya temuan itu bisa saja terjadi pada pejabat lainnya.

Selain masyarakat umum, narkoba juga menyusup ke santri. Modusnya diberikan pil atau permen untuk vitamin. Santri yang mengonsumsi tidak sadar, dan baru mengetahui jika ia mengonsumsi narkoba dalam kondisi sudah kecanduan. Di Jatim bahkan terdapat laporan narkoba masuk ke santri.

Ia sangat berharap para santri juga ikut berpartisipasi aktif ikut memberantas penyalahgunaan narkoba, salah satunya dengan melaporkan jika ada yang ketahuan mengonsumsi narkoba. Sebab, jika sudah sampai tujuh kali atau lebih narkoba yang dikonsumsi sudah mulai merusak saraf.

"Jika saraf rusak, generasi muda hilang. Narkoba ini lebih berbahaya ketimbang terorisme. Untuk itu, memberantas narkoba tidak bisa sendirian, tapi bersama-sama," ucapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso juga menegaskan saat ini Indonesia sudah darurat narkoba. Dalam kondisi darurat tersebut, dia menilai perlu pelibatan Tentara Nasional Indonesia.

Buwas mengungkapkan, saat ini ancaman sindikat narkoba terjadi di hampir seluruh wilayah NKRI. Bahkan, bandar narkoba juga membuat jaringan dengan dukungan kekuatan finansial sehingga sulit diberantas.

Salah satu bukti besarnya kekuatan finansial sindikat narkoba itu terungkap adanya sejumlah narapidana yang masih bisa mengendalikan jaringannya meski berada di dalam tahanan.

Luhut datang ke Jombang dalam rangka silaturahmi dengan ulama ke sejumlah pondok pesantren, yaitu di PP Tambak Beras, PP Denanyar, serta PP Tebuireng. Di Tebuireng, Menteri Luhut ziarah ke makam Gus Dur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber ANTARA
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.