RSUD Baubau Gratiskan Biaya Obat Balita Penderita Gizi Buruk

Kompas.com - 15/03/2016, 22:46 WIB
Satrio (5) sudah sekitar dua tahun menderita mengalami gizi buruk di rumahnyadi Kecamatan Binongko, Kabupaten Wakatobi. Ia harus mendapatkan perawatan di RSUD Kota Baubau KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKESatrio (5) sudah sekitar dua tahun menderita mengalami gizi buruk di rumahnyadi Kecamatan Binongko, Kabupaten Wakatobi. Ia harus mendapatkan perawatan di RSUD Kota Baubau
|
EditorErlangga Djumena
BAUBAU, KOMPAS.com – Ismail (49) orangtua penderita gizi buruk Satrio (5), mengaku lega karena Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, membebaskan biaya obat kepada anaknya.

Menurut dia hal tersebut sangat meringankan beban keluarganya.

“Kami berterimakasih kepada rumah sakit yang telah membebaskan biaya obat kepada anak kami, Satrio yang sementara dirawat sekarang. Kalau tidak, kami kebingungan membayai pengobatan anak kami,” kata Ismail, Selasa (15/3/2016).

Selama ini, ia bersama keluarganya di Wakatobi patungan membayar biaya obat anaknya. Selain itu, Ia juga menerima bantuan yang datang dengan sukarela dari beberapa pihak seperti perbankan dan mahasiswa.

“Ada beberapa yang datang membantu, dari bank ada, dan juga ada dari mahasiswa asal Wakatobi yang kuliah di sini juga dari mahasiswa daerah lainnya,” ujarnya.

Sampai saat ini kondisi Satrio, masih mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit.

Ismail mengatakan, anaknya beberapa hari ini sempat mengalami demam.

Di tempat yang sama, Humas RSUD Kota Baubau, Muhamad Al Arsan Jaya, mengatakan, pihak rumah sakit memang menggratiskan biaya obat kepada penderita gizi buruk.

“Ini juga merupakan bagian dari program rumah sakit terhadap keluarga yang tidak mampu. Namun harus ada surat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diberikan dari keluarga,” ucap Arsan.

Arsan mengaku telah mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diberikan langsung orangtua Satrio.

Menurut dia, selain menyerahkan SKTM, orangtua Satrio juga harus menyerahkan beberapa surat lainnya.

“Kemarin orangtua Satrio juga memberikan surat SKTM, tapi karena kesalahan nama, jadi suratnya di urus kembali. Tapi sekarang sudah di perbaiki dan sudah diberikan kepada kami. Ini bebas biaya pengobatan yang ada di apotek rumah sakit saja,” tuturnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.