141 Burung Kakatua Disita di Morotai

Kompas.com - 14/03/2016, 21:39 WIB
141 Satwa dilindungi jenis burung kakatua diamankan petugas dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) dan Polsek Morotai, Maluku Utara Senin (14/3/2016) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN141 Satwa dilindungi jenis burung kakatua diamankan petugas dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) dan Polsek Morotai, Maluku Utara Senin (14/3/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

TERNATE, KOMPAS.com - Sebanyak 141 ekor burung Kakatua disita petugas Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Senin (14/3/2016).

Burung-burung dilindungi itu diamankan oleh petugas DPPK bersama aparat kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kajari) Morotai, Senin (14/3/2016) siang di tempat penangkarannya di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan.

Kepala Dinas (Kadis) DPPK Morotai Muslim, Kepala Polsek Morotai Selatan Komisaris Polisi Samsul Alam, dan Kepala Kejaksaan Negeri Morotai Asnawi Mukti terlibat langsung dalam penggerebekan itu.

Sayangnya, petugas tidak berhasil menemukan pemiliknya yang diketahui bernama Ani Sarapu.

"Pemiliknya bernama Ani dan saat ini masih berada di Tobelo (Kabupaten Halmahera Utara), karena itu kita lakukan penyitaan satwa dulu," kata Muslim.

Ia berjanji bahwa pemilik burung itu akan diproses secara hukum karena perdagangan satwa dilindungi yang melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Perlindungan Satwa dengan ancaman pidananya 5 tahun penjara.

Satwa-satwa itu diduga tidak hanya hasil tangkapan dari wilayah hutan di Morotai. Sebagian di antaranya diduga berasal dari hutan di Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara.

Satwa yang disita itu terdiri dari 10 ekor Kakatua putih, 40 ekor Kakatua merah, 90 ekor Kakatua hijau, dan seekor burung Taong.

Semua burung itu akan dilepas ke habitat aslinya setelah kasus ini mempunyai kekuatan hukum tetap.

Kepala Desa Darame Rahman Daeng Suki mengakui bahwa mereka tidak pernah mengetahui lokasi tersebut sebagai tempat penangkaran hewan dilindungi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X