Tuduhan Bakar Pasar, Wali Kota Semarang Cabut Laporan di Polisi

Kompas.com - 14/03/2016, 21:29 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi KOMPAS.com/NAZAR NURDINWali Kota Semarang, Hendrar Prihadi
|
EditorErlangga Djumena
SEMARANG, KOMPAS.com – Wali Kota Semarang, Jawa Tengah Hendrar Prihadi akhirnya mencabut laporan pencemaran nama baik dan fitnah dari pihak kepolisian. Hal itu dilakukan karena nitizen @alaix_kamala bersedia memenuhi persyaratan pencabutan, dengan meminta maaf terkait tuduhan pemkot sengaja membakar pasar Yaik Baru.

“Sudah dicabut. Mudah-mudahan dengan ini masyarakat semakin bertanggungjawab. Ini jadi pelajaran bersama,” kata pria yang disapa dengan Hendi di Semarang, Senin (14/3/2016).

Hikmah yang bisa diambil, lanjut dia, ada informasi yang belum sampai ke masyarakat, hingga muncul rasa berburuk sangka pada pemerintah. Ketidaksampaian informasi kemudian didukung oleh ketidaktahuan terkait fakta kebakaran yang terjadi. Hal itulah yang kemudian membuat masyarakat kian menyudutkan pemerintah.

“Mudah-mudahan ini kasus Alaix ini yang pertama dan terakhir. Ke depan, akses untuk berinteraksi warga dengan Pemkot akan lebih dibuka, biar informasinya bisa sampai,” tambah Hendi lagi.

Ke depan, Pemkot Semarang akan membuka pelayanan hingga 24 jam bagi masyarakat yang hendak meminta informasi.

Sebelumnya, Alaix Munakamala pada Jumat (11/3/2016) telah meminta maaf di media sosial terkait tuduhannya pemerintah membakar pasar. Permintaan maaf itu dimuat di akun instragamnya.

“Dengan hormat. Terkait komentar saya di akun instragam @pemkot_semarang mengenai postingan “Nguber Bang Semar” pada 27 Februari 2016. Dengan ini saya sampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada pihak terkait. Bahwasanya saya tidak bermaksud menuduh, menjelekkan, atau mencemarkan nama baik bapak H.Hendrar Prihadi sebagai walikota dan Pemerintah Kota Semarang,” tulis Alaix.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X