Tersangka Pengedar Sabu Nikahi Istri Keduanya di Tahanan

Kompas.com - 12/03/2016, 16:20 WIB
Tahanan narkoba melangsugkan pernikahannya dengan penuh romantisme di dalam tahanan Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (10/3/2016). KOMPAS.com/DJUNAEDITahanan narkoba melangsugkan pernikahannya dengan penuh romantisme di dalam tahanan Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (10/3/2016).
|
EditorIcha Rastika

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Jeruji besi seolah tak menghalangi sepasang kekasih untuk mengikat janji setia.

Seorang tersangka narkoba di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rusli, melangsungkan pernikahannya di Rumah Tahanan Polres Polewali Mandar karena dia tertangkap tangan saat sedang mengedarkan sabu-sabu, Kamis (10/3/2016).

Pernikahan ini berlangsung sederhana dan hanya dihadiri orangtua serta keluarga mempelai.

Meskipun demikian, pernikahan yang disaksikan Kapolres Polewali Mandar AKBP Agoeng Adi Kurniawan ini berlangsung dalam suansas romantis.

Di hadapan penghulu, Rusli menikahi Husriani. Hanya ada satu baki berisi pisang, nasi ketan, dan telur, sebagai simbol ikatan cinta mereka.

Usai mengucapkan ijab qabul di depan penghulu dengan lancar dan benar, pasangan pengantin ini mendapat ucapan selama dari keluarga dan puluhan tahan di Mapolres Polewali Mandar.

Kedua pasangan ini tampak bahagia. Keduanya bahkan sempat saling ledek saat menjalani tradisi saling menyuapi.

Mulanya, pernikahan ini akan dilaksanakan di rumah Rusli di Pinrang, Sulawesi Selatan. Namun, Rusli ditangkap polisi sehingga harus mendekam di tahanan.

Pernikahan pasangan ini juga sempat terkendala lantaran Rusli harus mendapatkan persetujuan dari istri pertamanya.

Rusli telah memiliki istri dan seorang anak dari pernikahan pertamanya.

"Pernikahan Rusli juga sempat terkendala karena ternyata sudah punya istri pertama dan seorang anak, hingga harus medapat persetujuan dari istri pertamanya terlebih dahulu,” kata Kapolres.

Sayangnya, romantisme penikahan mereka hanya berlangsung singkat di dalam tahanan Polres Polewali Mandar.

Sang istri, Husriani dan keluarga kedua belah pihak harus segera meninggalkan tahanan karena jam besuk yang telah berakhir.

Rusli sendiri harus kembali mendekam di sel tahanan untuk menjalani pemeriksan lanjutan terkait penagkapan dirinya sebagai pengedar sabu-sabu di Polewali Mandar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X